Rabu, 21 Juli 2021

B-234 – Kel 16:2-4.12-15 – “Di padang gurun itu bersungut-sungutlah segenap jemaah Israel kepada Musa dan Harun” (ay 2)

MANNA, SEBUAH PENCOBAAN

  1. Ini sebuah kisah mengenai ‘mujizat’ manna yang disusun di zaman sesudah pembuangan. Tahap-tahap penyusunan kisah ini dapat digambarkan sebagai brikut: Sebuah peristiwa alamiah yang memang luar biasa, ditanggapi oleh bangsa Israel sebagai tanda perlindungan Allah; tanda itu diberikan Allah untuk memperkuat iman umat-Nya. Lambat laun mulailah beredar tradisi, bahwa manna merupakan makanan harian pokok bagi bangsa Israel di padang gurun, sebenarnya merupakan pencobaan terhadap iman mereka (ay 4). Allah menuntun umat-Nya dengan setia. Hari demi hari. Sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing. Tetapi Allah tidak setuju, bahwa umat-Nya mau menjamin hari esok dengan siasatnya sendiri ataupun menoleh ke belakang. Manna mengajarkan orang-orang Israel bersikap tetap ‘miskin.’
  2. Memang, iman melibatkan manusia dalam suatu petualangan. Bila selama petualangannya manusia ingin merasakan kehadiran Allah di sampingnya, maka setiap hari ia harus setia kepada-Nya.

Mat 13:1-9 – “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!” (ay 9)

Leave a Reply