41. Yesus Mulai Berkarya (Mat 4:12-23)

(bacalah teks di atas dengan baik dan cermat!)

Awal karya Yesus
Mat 4:12-25 berperanan khusus dalam Injil Matius. Isinya berupa semacam laporan tentang tahap awal kegiatan Yesus: Ia tampil di Galilea, lalu memanggil murid-murid-Nya yang pertama dan akhirnya mengajar serta menyembuhkan banyak orang. Seluruh teks ini menyerupai semacam kesimpulan umum tentang karya Yesus.
Teks-laporan ini didahului oleh Matius dengan teks yang isinya serupa, yaitu dengan “laporan” tentang kegiatan Yohanes Pembaptis (bab 3).
Karena dalam kedua teks ini dibicarakan kegiatan kedua tokohnya, maka di dalamnya terdapat sejumlah kesamaan, yaitu:

1.Kata/ungkapan yang sama
(Menurut Mat 3:2, Yohanes memberitakan, Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat, dan kata-kata yang sama diucapkan Yesus pada saat Ia tampil di muka umum, Mat 4:17);

2.Kutipan dari kitab Nabi Yesaya
(Kedua kutipan itu diambil oleh Matius dari kita Yesaya. Dalam Mat 3:3 dikutip kata-kata, Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya [Yes 40:3], sedangkan dalam Mat 4:15-16 kutipannya diambil dari Yes 8:23+);

3.Berita tentang keberhasilan Yohanes maupun Yesus sebagai pemberita (Keberhasilan Yohanes: Datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan, Mat 3:4; Keberhasilan Yesus, Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia. Mereka datang dari Galilea dan dari Dekapolis, dari Yerusalem dan dari Yudea dan dari seberang Yordan, Mat 4:25).

Dari lain pihak teks ini (4:12-25) dapat dipandang sebagai pengantar kepada lanjutan cerita yang mencakup dua bagian penting, yaitu pengajaran Yesus (5-7) dan tindakan-tindakan Yesus yang menyelamatkan (8-9).

Perbandingan
Apakah “laporan” singkat Matius yang tersaji dalam teks ini sama dengan yang dapat dibaca dalam Injil lain? Ternyata masing-masing penulis Injil mengemukakan sejumlah hal spesifik.
Menurut Injil Markus, hanya Yesus sendiri yang berbicara tentang “waktu yang genap dan Kerajaan Allah yang sudah dekat.” Yohanes hanya memaklumkan baptisan pertobatan. Markus ternyata mencatat hanya satu ucapan Yohanes saja; isinya pemberitaan tentang kedatangan pembaptisan baru. Sebelum dibaptis, tidak ada pembicaraan apa-apa antara Yohanes dan Yesus. Injil Markus melaporkan karya Yohanes seminim mungkin.
Injil Lukas lebih lagi “meringkaskan” karya Yohanes. Ia memang bercerita banyak tentang Yohanes, tetapi langsung sesudahnya ia melaporkan bahwa Yohanes dipenjarakan (Luk 3:20)). Menurut Injil Lukas, Yesus sebenarnya tidak berjumpa dengan Yohanes. Namanya tidak disebut sebagai pembaptis Yesus. Lukas tampaknya benar-benar memandang Yohanes sebagai tokoh PL saja.
Lain halnya dengan Injil Matius. Penulisnya menekankan kesinambungan antara Yohanes Pembaptis dan Yesus. Dalam Mat 11:7-14, Yesus memuji-muji Pembaptis, sebab bersama dengannya telah dimulai Kerajaan Allah. Tetapi Matius dengan amat jelas menekankan pula kebaruan Yesus (Mat 3:11.17; 4:4.6.7.10). Yesus diikuti oleh lebih banyak orang daripada Yohanes. Maka bersamaan dengan Yesus mulailah sesuatu yang sama sekali baru.

Pembagian teks (Mat 4:12-23) ini
Teks ini dapat dibagi dua, yaitu:
4:12-17  Yesus mulai berkarya di Galilea;
4:18-23  Yesus memanggil empat nelayan.