Minggu, 09 Mei 2021

B-162 – Kis 10:25-26.34-35.44-48 – “Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu” (ay 44)

ULANGAN PERISTIWA PENTAKOSTA

  1. Pertobatan Kornelius merupakan peristiwa yang berbekas pada Gereja Kristen purba secara mendalam. Dengan mengalami peristiwa tersebut, Petrus menyadari dengan jelas sekali, bahwa Allah tidak membedakan orang (ay 34-35). Terhadap Allah dari Yesus Kristus, semua manusia benar-benar sama tinggi dan sama rendah.
  2. Oleh karena Lukas yakin, bahwa peristiwa ini amat menentukan bagi masa depan agama Kristen, maka ia tidak ragu-ragu menggambarkannya ibarat semacam Pentakosta yang baru. Bedanya saja, yang mengalaminya ialah orang-orang asing, bukan orang-orang Yahudi. Mereka menerima karunia-karunia Pentakosta (ay 46), walaupun mereka belum dibaptis (ay 48).
  3. Semua manusia, entah apa kebudayaan dan entah apa cara hidupnya, dewasa ini pun, dapat mengalami peristiwa Pentakosta, seandainya kita, orang Kristen, menyadari sedalam-dalamnya bahwa Allah tidak membedakan orang.

Yoh 15:9-17 – “Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu” (ay 9)