17. Para majus bertanya (2:1-2)

Betlehem – 2:1
Nama sebuah desa di Yudea, kira-kira 8 km di sebelah selatan kota Yerusalem. Menurut nubuat Mi 5:1 dan kitab-kitab Injil (Mat 2:5-6.8.16; Luk 2:15; Yoh 7:42), Betlehem adalah tempat kelahiran Mesias. Dalam PL, disebut Betlehem yang lain juga, yang letaknya beberapa kilometer dari Nazaret (Yos 19:15).
Matius langsung bicara tentang Betlehem, seolah-olah semuanya yang berkaitan dengan Yesus sejak semula terjadi di situ. Dengan cara ini ia ingin menegaskan hubungan Yesus dengan wangsa Daud.

Di tanah Yudea – 2:1
Teks Yunani: di Betlehem Yudea (tanpa kata “tanah”).
Semasa pemerintahan Helenis, nama Yudea diterapkan pada bagian selatan Palestina, bekas Kerajaan Yehuda yang beribukota Yerusalem. Sejak tahun 6 sM, Yudea dijadikan bagian propinsi Romawi Siria. Inilah daerah kelahiran Yohanes Pembaptis dan Yesus, tempat istimewa pemberitaan Pembaptis, Yesus dan jemaah Kristen masa awal.

Herodes – 2:1
Herodes Agung lahir sekitar tahun 73 sM. Ia putra Antipater, kepala istana Yohanes Hirkanus II (63-40). Pada tahun 47 Herodes diangkat sebagai gubernur Galilea, lalu sebagian Siria. Pada tahun 44 ia menjadi raja wilayah Yudea, dan pada tahun 40 oleh Senat Romawi ia diangkat raja Yudea. Ia menguasai Yerusalem pada tahun 37, membunuh para Hasmonidi, lalu oleh Kaisar Agustus dijadikan penguasa Trakhonitis, Batanea dan Auranitidis.

Ia pandai sebagai politikus dan terkenal sebagai pembangun kota-kota bergaya Helenis. Dalam menjalankan kuasanya, ia didukung oleh partai Farisi. Ia meninggal pada tahun 4 sM. Periode akhir pemerintahan Herodes terganggu oleh sikap curiganya yang berlebihan terhadap saingan-saingannya. Beberapa anggota keluarganya, termasuk istri, saudara dan tiga anak, dijatuhi hukuman mati oleh Herodes. Namun, Herodes berhasil mendirikan sebuah dinasti; beberapa anggotanya sering kali disebut dalam kitab-kitab Injil.
Dengan menghubungkan Raja Herodes dengan Yesus, Matius hendak mengantisipasi konflik yang akan timbul antara penguasa resmi dan raja sejati yang sekaligus Juru Selamat umatnya (1:21; 2:2); raja itu akan ditolak oleh penguasa, namun ia akan disembah oleh bangsa-bangsa asing (yang diwakili oleh para majus).