Selasa, 13 April 2021

B-136 – Kis 4:32-37 – “Tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka” (ay 34)

KEBANGKITAN DAN KESETIAKAWANAN

  1. Kebersamaan dalam memiliki harta-kekayaan, dilukiskan Lukas sebagai salah satu ciri khas jemaat Kristen purba. Kebersamaan itu dijadikan oleh mereka sebuah sarana untuk bersaksi tentang kebangkitan Kristus.
  2. Sesungguhnya pengarang mengidealisasikan keadaan. Sebab penyerahan harta demi keperluan jemaat tidak dipraktekkan oleh semua orang Kristen pertama. Dalam kisah mengenai Ananias dan Safira dengan jelas ditegaskan oleh Petrus, bahwa penyerahan harta demi kebutuhan bersama merupakan keputusan bebas masing-masing orang. Jangan kita pula menilai keadaan jemaat purba itu sebagai bukti penerapan suatu sistem ekonomi atau sosial khusus. Orang-orang Kriaten pertama menyerahkan harta bendanya, sebab mereka ingin secara istimewa mengungkapkan kesetiakawanan dan persahabatan mereka dengan saudara-saudara seiman. Lukas melebih-lebihkanya, sebab ia yakin, bahwa dalam masa penantian akan akhir zaman, manusia harus secara total melepaskan diri dari segala sesuatu.
  3. Sekarang pun orang-orang Kristen dipanggil Tuhan untuk menyatakan kerinduan hatinya akan persahabatan dan kerukunan dengan semua orang melalui tindakan-tindakan konkret dan keterlibatan yang nyata. Justru dalam tinakan-tindakan semacam ini saja, kehadiran Yesus yang mulia di tengah-tengah murid-Nya, akan tampak dengan nyata.

Yoh 3:7-15 – “Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (ay 15)