14. Pemecahan konflik (1:20-23)

Anak Dara – 1:23
Dalam teks Yunani muncul di sini kata parthenos, yaitu perawan. Kata Yunani ini mengalihbahasakan kata Ibrani almah, yang berarti gadis, anak dara, wanita muda dalam usia siap kawin.
Bangsa Yahudi tidak mengartikan nas Yes 7:14 yang dikutip di sini secara mesianis. Menurut mereka, tidak ada sesuatu pun yang dapat diketahui sehubungan dengan kelahiran Mesias (13:55; Yoh 7:26-28). Namun, mereka berpendapat bahwa Mesias akan muncul di padang gurun.

Mereka akan menamakan Dia Imanuel – 1:23
Hampir seluruh ayat 23 ini merupakan kutipan dari Yes 7:14. Matius mengutipnya menurut terjemahan Yunaninya. Tetapi anak kalimat “Engkau akan menamakan Dia” diganti oleh Matius dengan “Mereka akan menamakan Dia.” Lewat perubahan ini kutipan disesuaikan dengan konteksnya. Memang, bukan Yosef yang memberi Yesus nama Imanuel.
Menurut penjelasan lain, Matius mengikuti terjemahan Yes 7:14 yang dipakai oleh komunitas di Qumran (“mereka akan …”).
Kata Ibrani Immanu El searti dengan “Allah menyertai kita.” Nama simbolis ini diberi kepada anak Raja Ahas (Yes 7:14; 8:8.10) dan kepada Yesus saja. Dalam Injil Matius, nama ini berperan sebagai salah satu kata-kunci kristologi dan eklesiologi Matius.
Dalam PL, nama-nama sering kali berperan sebagai penegasan tentang suatu ciri khas orang yang diberi nama tertentu. Mesias diberi berbagai nama dalam kitab-kitab PL, termasuk “Shilo” (Kej 49:10), “Tunas” (Yes 11:1, “Tunas (Ke)adil(an)” (Yer 23:5; 33:15), “Penasihat Ajaib Yang Perkasa, Bapa Yang Kekal, Raja Damai” (Yes 9:5). Semua nama ini mengacu kepada Mesias. Tetapi dalam hidup sehari-hari, Mesias itu bernama Yesus saja.

Leave a Reply