Kamis, 18 Pebruari 2021

B-082 – Ul 30:15-20 – “Kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu” (ay 19)

KEBAHAGIAAN SEJATI

  1. Kebahagiaan adalah suatu berkat-karunia, sebab ia sama dengan kehidupan Allah sendiri yang diberikan oleh-Nya kepada umat-Nya. Allah mengasihi umat-Nya dan mengaruniakan kepadanya kemakmuran dan kesejahteraan.
  2. Tentu saja, kebahagiaan yang digambarkan dalam bacaan ini, masih terlampau materialistis sifatnya. Tetapi perlukah kita merasa heran? Tidakkah penting menyadari, bahwa Allah menginginkan kebahagiaan anak-anak-Nya dan bahwa ia berusaha menjelaskan apakah kebahagiaan itu, sebab umat yang dikasihi-Nya tidak dapat mencapai kebahagiaan itu dengan kekuatannya sendiri? Oleh karena itu amat menentukanlah sikap yang dipilih umat itu sendiri, yaitu apakah mereka mau taat atau tidak taat kepada Allah.

Luk 9:22-25 – “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga” (ay 22)

Leave a Reply