Rabu, 17 Pebruari 2021 RABU ABU – Puasa dan Pantang

B-081 – Yoel 2:12-18 – “Tetapi sekarang juga, berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh” (ay 12)

PUASA BERSAMA

  1. Israel telah ditimpa tulah belalang yang dahsyat. Maka nabi berseru kepada saudara-saudaranya: Allah yang mahakuasa dapat saja mengaruniakan berkat-Nya kepada umat pilihan-Nya serta memberikan cukup banyak kekayaan, supaya mereka dapat menyelenggarakan korban sajian dan curahan harian (ay 14) seperti dahulu, asal saja puasa resmi yang menurut hukum wajib mereka jalani, menunjukkan, bahwa seluruh bangsa bertobat bersama-sama dan benar-benar membaharui hidup rohaninya (ay 13).
  2. Kemudian nabi bercerita dalam kitabnya, bagaimana Allah menanggapi puasa umat-Nya. Sungguh sebuah gambaran penuh kebahagiaan, mirip dengan gambaran firdaus pada awal mula dunia (ay 19-26).
  3. Puasa berdimensi eskatologis. Puasa adalah jaminan akan kebahagiaan dan kehidupan bersama-sama dengan Allah.

Mat 6:1-6.16-18 – “Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik” (ay 16)

Leave a Reply