64. Membedakan roh-roh – roh baik

  1. Sr. Faustina memohon kepada Tuhan: “Dengan sangat mendesak, aku memohon kepada Tuhan agar Ia sudi menguatkan imanku supaya dalam rutinitasku, hidup harianku tidak akan dituntun oleh perasaan manusia tetapi oleh roh” (210).
  2. Hidup dituntun oleh Roh
    Bagaimana Roh menuntun kita?
    –Ketika kita jatuh ke dalam dosa yang satu ke dosa yang lain, Roh bekerja dalam hati kita dengan cara menghantami dan menyesakkan hati nurani dengan teguran-teguran pada budi: “Jangan melakukan itu, stop!”
    –Roh baik selalu memberi semangat dan kekuatan, hiburan, air mata, inspirasi serta ketenangan, membuat semuanya menjadi mudah dengan menyingkirkan segala halangan, supaya kita maju lebih lanjut dalam menjalankan kebaikan.
    –Roh baik selalu memberi penghiburan rohani, artinya dalam jiwa timbul suatu gerak batin yang membuat jiwa jadi berkobar dalam cinta kepada Tuhan. Akibat selanjutnya: jiwa hanya mencintai Allah dan tidak mencintai benda ciptaan apa pun di bumi ini.
    –Roh baik memberi rahmat air mata, yang mendorong ke arah cinta kepada Tuhan. Kita mencucurkan air mata karena menyesali dosa-dosa, atau karena merenungkan Sengsara Kristus.
    –Roh baik selalu memberi dorongan ke arah tambahnya iman, harapan, dan kasih.
    –Roh baik selalu memberi kegembiraan batin yang mengajak dan menarik kita ke arah perkara-perkara surgawi serta keselamatan jiwa kita dengan memenuhinya lewat damai dan ketenangan dalam Tuhan. (Imlek, 12022021)

Leave a Reply