Rabu, 21 Oktober 2020; St. Ursula

A-325 – Ef 3:2-12 – “Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya” (ay 12)

REVOLUSI YANG PALING HEBAT DALAM SEJARAH

  1. Rasul Paulus berpendapat, bahwa “rahasia” yang paling hebat harus dicari dalam kenyataan, bahwa orang-orang kafir, sama seperti bangsa Israel, “turut menjadi ahli-ahli waris” dan “peserta dalam janji yang diberikan dalam Yesus Kristus” (ay 6).
  2. Orang-orang Israel tidak dapat memahami, bahwa dalam zaman Mesias yang terbuka bagi segala bangsa bumi, tidak akan diberikan kedudukan istimewa kepada mereka. Paulus pun diresapi keyakinan yang sama. Justru untuk mempertahankan keyakinan itu, ia tidak segan-segan mengejar murid-murid Yesus. Dengan menyadari hal ini, mudah dimengerti, bahwa pertobatan Paulus kepada Kristus dapat dijelaskan dengan timbulnya pengertian yang amat tajam mengenai universalisme, yang menjadi ciri khas agama Kristen (ay 4). Nah, justru universalisme inilah dinilai Paulus sebagai suatu revolusi yang tidak ada taranya. Revolusi ini telah dimulai oleh Kristus. Inilah “Berita Injil” (ay 6), yang kini perlu diwartakan kepada semua manusia.

Luk 12:39-48 – “Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan” (ay 40)