Senin, 21 September 2020

St. Matius, Rasul

A-295 – Ef 4:1-6 – “Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu” (ay 2)

KESATUAN DALAM KEBERAGAMAN

  1. Dari suasana seluruh surat Paulus ini dapat dirasakan, bahwa jemaat Kristen di Efesus tertimpa bencana perpecahan. Ada obat untuk menyembuhkannya – kata Paulus. Lalu rasul berseru, supaya orang-orang Kristen di Efesus saling mengasihi. Kasih yang diharapkannya, diungkapkan Paulus dalam istilah-istilah yang amat konkret: “Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu … “ (ay 2).
  2. Manjurkah obat itu? Ya – jawab Paulus – sebab kesatuan yang perlu diwujudkan, sebenarnya sudah ada. Kesatuan itu malahan sudah diberikan kepada kita, yaitu kesatuan Roh Allah (ay 3). Secara lebih terinci, kesatuan itu sama dengan yang terdapat dalam kesatuan Allah Tritunggal, yaitu kesatuan yang terdapat dalam keanekaragaman pribadi-pribadi Tuhan. Bila kesatuan manusia bersumberkan kesatuan Tritunggal itu, mengapa orang-orang yang mengaku percaya kepada Kristus justru belum mampu menunjukkan kesatuan Allah tersebut?

Bac Injil – Mat 9:9-13 – “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit” (ay 12)