Senin, 14 September 2020

Pesta Salib Suci

A-289 – Bil 21:4-9 – “Jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup” (ay 9)

ULAR TEMBAGA

  1. Ibadat resmi yang diselenggarakan di dalam Bait Allah ternyata tidak menghalangi adanya sisa pemujaan berhala di kalangan bangsa Yahudi. Salah satu contohnya ialah pemujaan ular tembaga. Oleh karena pemujaan ini sampai sekarang belum berhasil diberantas (bdk 1Raj 18:4), maka penyusun hikayat ini berusaha mengatasinya dengan caranya sendiri. Dalam keadaan mana pun – katanya – manusia harus menaruh seluruh pengharapannya pada Yahwe, biarpun hatinya masih belum sanggup melepaskan diri sepenuhnya dari sisa kekafiran.
  2. Iman yang sama lebih-lebih dibutuhkan manusia yang memandang Yesus di kayu salib. Sebab hanya berkat iman, manusia dapat yakin bahwa wafat Yesus di salib membawa keselamatan dan merupakan jaminan akan terciptanya suatu umat manusia yang baru.

Bac Injil – Yoh 3:13-17 – “Sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demkian juga Anak Manusia harus ditinggikan” (ay 14)

Leave a Reply