Sabtu, 12 September 2020

A-287 – 1Kor 10:10-22 – “Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu” (ay 17)

PANDANGAN REALISTIS MENGENAI EKARISTI

  1. Teks ini merupakan teks Kristen yang tertua tentang Ekaristi. Ia disusun sebelum tersusunnya kisah mengenai Ekaristi yang tercantum dalam ketiga Injil pertama, sebab berasal dari tahun 55 atau 57.
  2. Paulus memandang pembagian roti dan anggur secara amat realistis, yaitu sebagai persekutuan masing-masing anggota jemaat dengan Tubuh dan Darah Kristus (ay 16). Persekutuan itu demikian luar biasa, sehingga menjadikan masing-masing anggota menjadi satu tubuh. Biarlah anggota-anggota itu berbeda-beda satu sama lain (ay 17). Tetapi persekutuan itu tidak mungkin didamaikan dengan peyembahan berhala (ay 21).
  3. Patut dicatat, bahwa ungkapan “(meja) perjamuan Tuhan” (ay 21) mengingatkan mezbah persembahan dalam Perjanjian Lama. Jadi dalam ajaran purba mengenai Ekaristi ini sudah disinggung gagasan mengenai pengorbanan.

Bac Injil – Luk 6:43-49 – “Tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik” (ay 43)

Leave a Reply