Kamis, 9 Juli 2020

A-222 – Hos 11:1.3-4.8c-9 – “Hati-ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak” (ay 8c)

PENGAMPUNAN SEORANG BAPA

  1. Dengan menyembah berhala-berhala, bangsa Israel benar-benar membuktikan ketidaksetiaannya terhadap Allah. Namun Allah akan mengampuninya. Mengapa? Pertama-tama karena dahulu kala Ia bertindak terhadap Israel ibarat seorang bapa bertindak terhadap anaknya. Sebagai bapa, ia tidak dapat melupakan anaknya. Alasan kedua dan utama ialah: Karena Dia adalah Allah (ay 9). Sebagai Allah hanya Dialah yang menguasai jalannya sejarah.
  2. Akan tetapi Allah Bapa yang dijumpai Israel sesudah penyelewengannya di masa lampau telah diampuni, bukannya bapa yang dikenalnya di masa kekanak-kanakan! Syair Hosea mengenai perasaan yang dahulu kala meresapi hati bapa, tidak boleh ditafsirkan sebagai ajakan untuk kembali kepada jalan yang lampau. Orang dewasa yang telah menyeleweng, harus menghadap Allah Bapa secara dewasa pula. Hanya demikianlah ia boleh mengharapkan pengampunan-Nya.
  3. Kita adalah orang-orang beriman, namun seperti bangsa Israel, kita terlalu mudah jatuh ke dalam dosa. Apa yang harus Anda buat?

Bac Injil – Mat 10:7-15 – “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat” (ay 7)