Rabu, 4 Desember 2019

A:004 – Yes 25:6-10a – “Tuhan akan menghidangkan suatu jamuan, dan menghapus air mata dari wajah semua orang

  1. Di Timur Tengah kuno, setiap raja yang memenangkan perang mengadakan perjamuan secara besar-besaran. Perjamuan itu mewah sekali, sebab segala hidangannya merupakan hasil rampasan dari bangsa musuh, yang baru saja dikalahkan. Pada perjamuan semacam itu berkumpullah semua orang yang setia pada raja dalam peperangan. Maka perjamuan itu menjadi kesempatan untuk memperbarui perjanjian-perjanjian dan ikatan-ikatan lama.
  2. Gambaran tersebut dimanfaatkan oleh nabi untuk melukiskan perjamuan kemenangan yang disiapkan Allah bagi segala bangsa (ay 6). Perjamuan Ekaristi yang kita adakan, bukankah seharusnya mengungkapkan kesetiakawanan kita dengan Kristus dan dengan para peserta perayaan itu, yang dari pelbagai penjuru dunia datang memperingati kemenangan atas maut, si musuh nomor satu bagi bangsa manusia?
  3. Setiap perjumpaan dengan Kristus, baik lewat firman, doa, pelayanan, atau pun Ekaristi, hendaknya membuat hati kita mengatakan: “Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya” (Yes 25:9). Tugas kita selanjutnya ialah berbagi sukacita kepada orang lain, sehingga mereka memiliki pengalaman akan Allah juga.

Leave a Reply