BERADA DALAM KESATUAN DENGAN KRISTUS DAN UMAT ALLAH

BACAAN

Amsal 9:1-6 – “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur! Buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian”
Ef 5:15-20 – “Berusahalah mengerti kehendak Tuhan”
Yoh 6:51-58 – “Daging-Ku adalah benar-benar makanan dan Darah-Ku adalah benar-benar minuman”

 

RENUNGAN

  1. Dengan Sabda-Nya dalam Injil hari ini, Yesus telah menggantikan roti manna dan anak domba Paskah saat keluar dari Mesir. Kini kita diundang untuk makan Manna Baru dan Anak Domba Paskah Baru yang dikorbankan di kayu Salib untuk hidup semua orang.
  2. Yesus memberikan daging dan darah-Nya kepada kita sebagai makanan untuk menunjukkan kasih dan pengorbanan-Nya yang paling besar. Yesus sebagai roti dari surga dan darah-Nya sebagai minuman, menjadikan diri-Nya bagian paling penting dalam hidup kita. Hal tersebut mendapatkan wujud nyata di dalam Ekaristi Kudus.
  3. Menerima Tubuh Kristus dalam perayaan Ekaristi berarti kita berada dalam kesatuan dengan Kristus: “tinggal di dalam Aku.” Kita juga berada dalam kesatuan sebagai Umat Allah, karena kita makan roti yang satu dan sama. Dalam Ekaristi Kudus, seluruh rencana Allah dalam Perjanjian Lama, mulai dari Abraham sampai keluar dari Mesir terpenuhi. Dengan menerima Tubuh Kristus dalam Ekaristi kita memperoleh bekal untuk hidup kekal.
  4. Ketika kita malas dan tidak berhasrat untuk mendekati Yesus dalam Ekaristi Kudus, kita sedang membiarkan diri mati kelaparan dan kehausan. Bila hal ini terjadi, oleh Kitab Amsal (Bac I), kita disebut orang bodoh. “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur! Buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian” (Ams 9:5-6).
  5. Apakah saat ini Anda sedang mengalami kelaparan dan kehausan akan Tuhan?

 

MS, 19.8.18