MENGIKUTI KEHENDAK ALLAH

BACAAN

Kej 3:9-15 – “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya”
2Kor 4:13-5:1 – “Jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di surga bagi kita”
Mrk 3:20-35 – “Apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya”

 

RENUNGAN

  1. Menuduh. Adam menuduh Hawa, Hawa menuduh ular. Tak ada yang mau disalahkan dan tak ada yang mau bertanggungjawab. Keluarga Yesus menuduh Dia: “Ia tidak waras lagi.” Para ahli Taurat menuduh Yesus: “Ia kerasukan Beelzebul.” Yang lain berkata: “Dengan penghulu setan, Ia mengusir setan.”
  2. Yesus bertanggungjawab dengan memberi satu perumpamaan soal kerajaan dan rumah tangga yang terpecah-pecah. Yesus juga menunjukkan dosa para penuduh-Nya yang tidak terampuni, yaitu menolak menerima kekuasaan Roh Kudus yang bekerja dalam Diri-Nya.
  3. Bagi mereka ajaran dan tindakan Yesus mengancam pengaruh mereka, mengancam sumber kehidupan mereka, dan mengancam kepemimpinan mereka. Maka mereka menggunakan segala cara untuk menumbangkan Yesus.
  4. ”Dengan penghulu setan Ia mengusir setan.” Kata-kata tersebut merupakan dosa melawan Roh Kudus dan tidak bisa diampuni, karena mereka menuduh Yesus bersekongkol dengan setan dan hati mereka sudah tertutup rapat terhadap pewahyuan Allah dalam diri Yesus. Dengan demikian mereka menutup mata dan menolak keselamatan.
  5. Mohon rahmat Tuhan supaya mulai hari ini kita tidak lagi menuduh, memfitnah, dan menghakimi orang lain. Kita berani terbuka terhadap kehendak Allah dan mewujudkannya dalam tindakan.

 

m.a.s.r.i, 10.6.18