HARI RAYA PENTAKOSTA; “ROH KUDUS ADALAH JIWA HIDUP GEREJA” (Paus Paulus VI).

BACAAN

Kis 2:1-11 – “Penuhlah mereka dengan Roh Kudus. Lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain”
Gal 5:16-25 – “Buah-buah Roh”
Yoh 15:26-27; 16:12-15 – “Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran”

 

RENUNGAN

  1. Hari ini adalah Hari Raya Pentakosta, setelah kita mengadakan Novena Roh Kudus. Roh Kudus turun atas para rasul. Apa hubungan antara Kebangkitan, Kenaikan, dan Pentakosta? Dalam Injil Yohanes, tiga peristiwa tersebut dirangkum dalam satu peristiwa yaitu penampakan Yesus yang telah bangkit kepada para murid (Yoh 20:19-23). Mereka melihat Yesus yang bangkit sama dengan Dia yang telah wafat di kayu salib dan dimakamkan. Ia berbagi Roh Kehidupan kepada para murid, dan Roh itu yang menghidupkan semangat baru dalam diri mereka.
  2. Dengan kata-kata perpisahan-Nya, para murid, dalam waktu singkat tidak akan bersama Yesus lagi. Magang bersama Yesus selama tiga tahun berakhir. Pemuridan belum selesai dan masih banyak hal yang belum diajarkan. Roh Kudus akan datang membantu mereka.
  3. Pentakosta menjelaskan kepada kita:
    a) Para murid, secara bersama-sama, merasakan dan mengalami adanya kekuatan yang membuat hati mereka berkobar-kobar. Roh Kudus berkarya di dalam diri mereka, sehingga mereka bisa bicara dengan berbagai bahasa.
    b) Roh Kudus memberi kesaksian tentang Yesus. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang datang dari Bapa, akan diutus oleh Yesus dan membawa kita ke dalam kebenaran. Yang dimaksud kebenaran adalah Yesus sendiri. Ia adalah Roh Yesus dari Nasaret. Yesus menjanjikan Roh Kudus kepada para murid-Nya, sehingga sesudah kematian-Nya, mereka dapat meneruskan apa yang telah dilakukan oleh Yesus. Berkat pembaptisan, kita menjadi perpanjangan tangan Yesus.
  4. Kita diundang untuk menjadi saksi karya Allah yang masih terus berlangsung. Keterbukaan hati terhadap peran Roh Kudus dituntut dari kita. Kita juga harus sadar bahwa kita ini milik Tuhan dan harus kita jaga supaya tetap menjadi milik Tuhan sampai Dia memanggil kita. Jangan takut, Roh Kudus memimpin kita.

 

MSri, 20.5.18