YESUS POKOK ANGGUR YANG BENAR DAN KITA RANTING-RANTINGNYA

BACAAN

Kis 9:26-31 – “Barnabas menceritakan kepada para rasul bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan”
Yoh 15:1-8 – “Barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak”

 

RENUNGAN

  1. Bacaan Injil Minggu, 22.4.18, berbicara tentang Yesus Gembala Baik (Yoh 10:11-18), dan hari Minggu ini berbicara tentang Yesus sebagai pokok anggur yang benar.
  2. Dalam Perjanjian Lama, gambaran kebun anggur menunjuk kepada Umat Israel (Yes 5:1-2). Umat Israel bagaikan kebun anggur, di mana Tuhan menanam dengan kelembutan di bukit-bukit Palestina (Mzm 80:9-12). Tetapi kebun anggur itu tidak sesuai dengan harapan Tuhan. Pohon anggur menghasilkan buah yang asam yang tidak berguna sama sekali (Yes 5:3-4).
  3. Karena Israel tidak memberi harapan seperti dikehendaki Allah, maka Yesus hadir sebagai pohon anggur yang baru menggantikan Israel. Yesus berkata: “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.”
  4. Para murid yang sudah mendengarkan dan mengikuti Yesus, sudah dibersihkan lewat Sabda-sabda-Nya. Para murid, dan kita, adalah ranting-ranting dari pokok anggur. Dengan kata lain, kita merupakan bagian dari Yesus. Agar kita menghasilkan buah, maka kita harus menyatu dengan Yesus.
  5. Kehidupan kita setiap hari tidak bisa dipisahkan dari Yesus. Artinya di tengah segala yang kita alami, baik suka maupun duka, harapan maupun kecemasan, kita tetap tinggal di dalam Dia. Pertanyaannya adalah apakah kita benar-benar tinggal dan menyatu dengan Pokok Anggur serta menghasilkan buah melimpah dan berkualitas? Dengan cara apa kita menyatu dengan Pokok Anggur?

 

mS, 29.4.18