MENGASIHI SEBAGAIMANA YESUS MENGASIHI

BACAAN

Hos 14:2-10 – “Kami tidak akan berkata lagi “Ya Allah kami” kepada buatan tangan kami.
Mrk 12:28b-34 – “Tuhan Allahmu itu Tuhan yang esa, kasihilah Dia dengan segenap jiwamu”

 

RENUNGAN

  1. Banyak orang bertanya: apa yang utama dalam agama? Ada yang menjawab: dibaptis. Yang lain: ke gereja pada hari Minggu. Yang lain lagi: mengasihi sesama dan berjuang agar dunia menjadi adil. Mereka ini hanya melihat agama dari sudut yang nampak, tetapi belum melihat inti jiwa agama.
  2. Para ahli kitab juga menanyakan hal yang sama kepada Yesus: “Hukum manakah yang paling utama?” Mereka sudah tahu jawabannya, tapi maksud utamanya adalah ingin mencobai Yesus: apa pendapat Yesus.
  3. Yesus menjawab dengan mengutip Kitab Suci: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu” (Ul 6:4-5). Yesus menambahkan: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Im 19:18). Kedua hukum tersebut merupakan ringkasan dari segala yang diajarkan Yesus.
  4. Untuk sekarang ini, mewujudkan kasih jauh lebih penting dibanding dengan jiarah, khotbah, bahkan novena. Jika seseorang berkata “aku mengasihi Allah” tetapi membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barang siapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya (1Yoh 4:20).
    5.Para ahli kitab, orang-orang Parisi begitu sempurna menjalankan hukum-hukum agama. Yesus mengatakan: “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah.” Untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah, mereka hanya perlu satu langkah lagi, yaitu percaya dan mengikuti Yesus dan ikut terlibat mewujudkan Kerajaan Allah.
    6.Cinta Yesus menantang kita untuk juga bisa mengasihi tanpa syarat. Mengasihi keluarga, orang-orang yang berjasa, mereka yang seagama bukan sesuatu yang sulit. Tetapi mengasihi orang-orang yang tidak kita sukai, yang menghina dan merendahkan kita, yang mengkhianati kita sungguh tidak mudah. Tuhan Yesus berkata: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu” (Mat 5:44). Kasih seperti itu yang membuat kita memperoleh Kerajaan Allah. Bagaimana menurut Anda?

Jumat, 9.3.18 – Msri