PRAPASKAH MERUPAKAN SAAT YANG PENUH RAHMAT UNTUK BERTOBAT

BACAAN

Yun 3:1-10 – “Penduduk Ninive berbalik dari tingkah lakunya yang jahat”
Luk 11:29-32 – “Angkatan ini tidak akan diberi tanda selain tanda nabi Yunus”

 

RENUNGAN

  1. Orang-orang Parisi dan para ahli Taurat sering mendengarkan pengajaran Yesus dan menyaksikan mukjijat-mukjijat-Nya, tetapi mereka tidak pernah menyesal dan bertobat dari dosa-dosa mereka. Mereka juga tidak ingin percaya dan tidak ingin mengikuti Yesus, bahkan mereka menolak Yesus, sampai Yesus harus mengatakan: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat.” “Sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk” (Kel 32:9). “Pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka” (2Kor 3:14).
  2. Sebaliknya kota Ninive bertobat ketika mendengar seruan Allah yang disampaikan melalui mulut Yunus. Orang Ninive percaya kepada Allah dan mereka bertobat. Manusia dan ternak berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah. Mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya. Melihat hal tersebut, Allah membatalkan rencana hukuman malapetaka kepada mereka. Allah tidak ingin seorang pun binasa, tetapi agar setiap orang bertobat, menerima pengampunan dan hidup kekal.
  3. Kita berada di kubu mana? Kubu orang-orang Ninive atau kubu orang-orang Parisi? Prapaskah merupakan saat yang penuh rahmat untuk bertobat.

 

Rabu, 21.2.18 – MS