SETIAP MURID DIUTUS UNTUK MENYIAPKAN JALAN TUHAN

BACAAN

2Tim 1:1-8 – Aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas”
Luk 10:1-9 – “Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya”

 

RENUNGAN

  1. Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Timotius dan Santo Titus. Mereka adalah teman dekat Rasul Paulus, uskup Gereja Katolik pada masa-masa awal.
  2. Timotius datang dari Listra atau Turki dan ia dikenal sebagai orang yang menekuni Kitab Suci sejak masa mudanya. Ia menyertai perjalanan Paulus dan kemudian diutus ke Tesalonika untuk membantu Gereja selama masa penganiayaan. Seperti Paulus, ia juga dipenjara (Hibr 13:23). Tradisi mengatakan bahwa Timotius mati sebagai seorang martir karena iman akan Yesus Kristus.
  3. Titus lahir dari keluarga bukan Kristen, namun ia berusaha belajar Kitab Suci untuk menemukan jalan dan cara hidup yang bijak dan suci. Ia adalah pembantu dan penerjemah Paulus dan ia dikirim ke Korintus ketika Paulus tidak bisa pergi ke sana. Ia seorang Uskup di Kreta. Menurut tradisi, Titus meninggal karena umur tua.
  4. Injil yang dipilih pada hari ini adalah pengutusan tujuh puluh murid. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas Kristen makin berkembang dan maju. Kerajaan Allah diwartakan tidak hanya oleh Yesus atau dua belas rasul tetapi juga oleh banyak orang.
  5. Mereka diutus berdua-dua untuk menyiapkan jalan bagi Yesus, seperti dibuat oleh Yohanes Pembaptis. Perintah untuk mewartakan Injil dimulai dengan berdoa kepada Allah supaya Ia mengirim para pekerja untuk tuaian. Strategi dalam pengutusan: lepas bebas atau tidak lekat terhadap barang-barang, pribadi-pribadi orang atau kejadian-kejadian yang ada. Hal ini akan sangat membantu secara efektif dalam pewartaan. Aspek yang sangat ditekankan, yaitu agar mereka makan semeja bersama orang-orang yang dikunjungi dan menyembuhkan orang-orang sakit. Hal ini hendak menunjukkan bahwa Kerajaan Allah bukanlah perkara-perkara rohani saja tetapi juga menyangkut hal-hal konkret kehidupan sehari-hari.
  6. Pesta Santo Timotius dan Titus mengingatkan kita bahwa setiap orang beriman dipanggil untuk diutus dan perutusan meliputi semua aspek kehidupan. Hal tersebut bukan hanya tugas segelintir orang, tetapi tugas setiap murid Kristus. Bagaimana aku?

 

Jumat, 26 Januari 2018 – MS