KITA DIPANGGIL UNTUK MENJADI PEMBERITA INJIL

BACAAN

Kis 22:3-16 – “Bangunlah, berilah dirimu dibaptis, dan berserulah kepada nama Tuhan, maka dosa-dosamu dihapuskan”
Mrk 16:15-18 – “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil”

 

RENUNGAN

  1. Hari ini Gereja merayakan pesta bertobatnya Paulus. Fokus dari pesta ini adalah bertobat. Pertobatan mempersiapkan Paulus untuk menjadi seorang rasul bagi orang-orang bukan-Yahudi. Dalam perjalanannya yang panjang, hampir ke seluruh wilayah kekaisaran Romawi, ia berkhotbah dan menyembuhkan, mendirikan dan meneguhkan komunitas-komunitas Kristen. Memberitakan Injil merupakan bagian yang tak terpisahkan dari hidup Paulus: “Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil.”
  2. Dalam Injil hari ini, Yesus menginstruksikan para murid-Nya: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk!” Kepada yang percaya, Yesus menjanjikan kepada mereka: mampu mengusir setan, bisa berbicara dalam bahasa-bahasa baru, memegang ular tanpa celaka, dan menyembuhkan orang-orang sakit. Hal tersebut bisa terjadi, karena mereka diberi kuasa yang datang dari Allah.
  3. Hari ini Yesus mengucapkan kata-kata yang sama kepada kita. Dia juga memanggil kita untuk mewartakan Kabar Baik kepada setiap orang yang kita jumpai. Kita tidak usah membayangkan bahwa mewartakan Injil berarti menjadi katekis atau guru agama. Jauh dari maksud Yesus. Kita bisa melakukannya melalui kata-kata dan tindakan: memperhatikan orang yang sedang berkesusahan, menjadi pendengar yang baik bagi orang lain, menyapa orang lain dengan ramah. Tindakan-tindakan kecil tersebut memiliki kekuatan untuk menyembuhkan orang lain, menguatkan iman mereka, dan memberi pengharapan baru.
  4. Kita tidak ditinggalkan sendirian, karena Tuhan yang bangkit bekerja dalam diri kita oleh kuasa Roh Kudus-Nya. Siapkah aku menjadi pemberita Injil?

 

Kamis, 25 Januari 2018 – MS