SABDA, Sabtu 16-12-2017, PARA NABI, YOHANES PEMBAPTIS DAN YESUS DATANG UNTUK MEMBANGUN KEHIDUPAN MASYARAKAT, NAMUN DI TOLAK DAN DIBUNUH

BACAAN

Sir 48:1-4.9-11 – “Elia akan datang lagi”
Mat 17:10-13 – “Aku berkata kepadamu, Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka”

 

RENUNGAN

  1. Sebelum perikop Injil hari ini, para murid baru saja menyaksikan Musa dan Elia ketika Yesus menampakkan kemuliaan-Nya di atas gunung (Mat 17:3).
  2. Pada umumnya orang percaya bahwa Elia akan datang kembali untuk mempersiapkan kedatangan Kerajaan Allah. Mereka berharap bahwa Elia akan membangun kembali struktur masyarakat yang sudah porak poranda dan menyatukan serta mendamaikan kembali keluarga-keluarga yang hancur karena penjajahan Romawi.
  3. Yohanes Pembaptis datang dan berusaha keras untuk membangun masyarakatnya mulai dengan pertobatan lewat pengakuan dosa dan pembaruan kehidupan bersama (Luk 3:7-14). Yohanes melaksanakan misi Elia (Luk 1:17). Gerakan Yohanes ini dianggap mengusik dan mengancam posisi para penguasa, maka Yohanes harus dilenyapkan. Dan dia dipenggal kepalanya.
  4. Yesus melanjutkan misi Yohanes dengan membangun kembali hidup berkomunitas, dengan dasar kasih: kasih terhadap Allah dan kasih terhadap sesama. Gerakan Yesus ini pun dianggap mengganggu para penguasa, pemimpin agama, dan kaum Parisi, maka Yesus harus dilenyapkan. Yesus disalib.
  5. Yesus, dalam seluruh hidup dan karya-Nya, menunjukkan ketidak-pedulian manusia terhadap tawaran kasih Allah. Para ahli Kitab dan kaum Parisi tahu dan paham tentang Kitab Suci, namun tidak mau membuka hati dan tidak punya kepekaan untuk mengenali para nabi, Yohanes Pembaptis dan Mesias yang sudah hadir di tengah-tengah mereka. Semuanya mereka bunuh.
  6. Para penguasa dan kelompok-kelompok yang terganggu dengan ajaran Yesus, dari dulu sampai sekarang, tak henti-hentinya mengganggu, mengancam dan menganiaya, dan kalau bisa membasmi para pengikut-Nya. Perbuatan itu menjadi kebanggaan mereka. Tetapkah aku akan selalu setia kepada Yesus?

 

(MS)