SABDA, Senin, 3-7-2017, PESTA ST. THOMAS RASUL: YA TUHANKU DAN ALLAHKU

BACAAN

Ef 2:19-22 – “Kamu dibangun di atas dasar para rasul”
Yoh 20:24-29 – “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya”

 

RENUNGAN

  1. Hari ini kita merayakan Pesta St. Thomas Rasul dan Injil berbicara kepada kita tentang perjumpaan Yesus dengan Thomas, seorang Rasul yang ingin melihat agar percaya.
  2. Ay 24-25 – Keraguan Thomas. Thomas adalah salah satu rasul yang tidak hadir ketika Yesus menampakkan diri kepada mereka seminggu sebelumnya. Ia tidak percaya terhadap kesaksian orang lain yang mengatakan: “Saya telah melihat Tuhan.” Thomas menuntut bukti, tetapi para Rasul lainnya tidak mampu memberikannya. Agar supaya percaya, ia ingin melihat Yesus secara langsung. Ia tidak butuh mukjijat untuk percaya, tetapi butuh melihat tanda-tanda pada tangan, kaki dan lambung Yesus. Ia tidak ingin percaya kepada Yesus yang mulia yang terpisah dari kemanusiaan-Nya yang telah menderita di kayu Salib. Ia ingin mengalami, baru percaya.
  3. Ay 26-27 – “Jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah!” Pintu-pintu yang tertutup tidak menghalangi Yesus untuk hadir di tengah-tengah mereka yang percaya. Kata pertama yang diucapakan Yesus adalah: “Damai sejahtera bagi kamu.” Ia tidak mengkritik dan tidak mengadili Thomas, namun menantang: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, … “ Yesus mau membuktikan bahwa Tuhan yang bangkit adalah Tuhan yang disalib.
  4. Ay 28-29 – “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” Thomas tidak menyentuh luka-luka Yesus, Ia melihat Yesus dan berseru dengan penuh iman: “Ya Tuhanku dan Allahku.” Thomas melihat Allah seutuhnya ada dalam diri Yesus.
  5. Orang harus percaya supaya mampu melihat. Sejauh mana imanku terhadap Yesus?

 

(MS)