SABDA, Senin, 19-6-2017, MEMBALAS KEJAHATAN DENGAN KEBAIKAN

BACAAN

2Kor 6:1-10 – “Dalam segala hal kami menunjukkan bahwa kami ini pelayan Allah”
Mat 5:38-42 – “Janganlah melawan orang yang berbuat jahat kepadamu”

 

RENUNGAN

  1. Ay 38 – Hukum balas dendam: “Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.” Teks lengkap baca Kel 21:23-25. Hukum lama ini harus ditumbangkan, karena hal tersebut menyesatkan dan menghancurkan relasi antara manusia dengan Allah.
  2. Ay 39a – Yesus berkata: “Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu.” Reaksi kita selalu saja ingin balas dendam, tetapi Yesus minta agar kita membalas kejahatan dengan kebaikan. Karena bila kita membalas kejahatan dengan kejahatan, maka akan terjadi lingkaran setan kejahatan. Paulus menulis: “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!” “Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!” (Rom 12:17.21). Bagaimana kita bisa melaksanakannya, Tuhan Yesus memberi contoh konkret.
  3. Ay 39b-42 – Tuhan Yesus memberi empat contoh untuk mengatasi lingkaran kekerasan: a) Siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. b) Kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. c) Siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. d) Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
  4. Apakah Tuhan Yesus menyerahkan pipi yang lain ketika seorang tentara memukul pipi Yesus? Ternyata tidak. Ia tidak menyerahkan pipi-Nya yang lain. Ia bereaksi dengan penuh semangat: “Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau menampar Aku?” Yesus tidak mengajarkan kepada kita untuk pasip, tetapi kita diajak kritis dengan bertanya, minta penjelasan agar jelas masalahnya. Sebagai tindak kasih, Yesus memohonkan pengampunan bagi para musuh-Nya (Luk 23:34). Rasul Paulus memberi kesaksian bahwa dengan membalas kejahatan dengan kebaikan “engkau akan membuat orang lain menjadi malu” (Rom 12:20).
  5. Masihkah kita ingin mewujudkan balas dendam?

 

(MS)