SABDA, Kamis, 5-1-17 YESUS KRISTUS: JEMBATAN ANTARA SURGA DAN BUMI

BACAAN

1Yoh 3:11-21 – “Kita sudah berpindah dari maut ke dalam hidup, karena kita mengasihi saudara kita”
Yoh 1:43-51 – “Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”

 

RENUNGAN

  1. Yesus kembali ke Galilea. Ia berjumpa dengan Philipus dan memanggilnya: “Ikutlah Aku!” Setelah berjumpa dengan Yesus, ia tidak bisa tinggal diam. Ia menemui Natanael dan bersaksi tentang Yesus: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusup dari Nasaret.” (ay 45). Dari ungkapan ini nampak bahwa seluruh Perjanjian Lama merujuk kepada Yesus.
  2. Natanael menolak kesaksian Philipus, tetapi Philipus hanya menjawab: “datang dan lihatlah.” Selanjutnya ia bertanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik dari Nazaret?” Dari pertanyaan ini ada kemungkinan persaingan antara Kanaan dan Nazareth. Menurut para ahli Kitab, Mesias akan datang dari Betlehem, di Yudea. Ia tidak mungkin datang dari Nazaret , Galilea (Yoh 7:41-42).
  3. Yesus melihat Natanael dan berkata: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!” Bagaimana dia disebut seorang Israel sejati? Karena ia menantikan Mesias menurut pengajaran resmi pada waktu itu (Yoh 7:41-42.52). Dan alasan inilah yang membuat dia tidak bisa menerima Mesias yang datang dari Nazaret. Tetapi setelah bertemu dengan Yesus, ia terbantu untuk memahami rencana Allah. Natanael mengakui kesalahannya, ia mengubah gagasannya, menerima Allah sebagai Mesias dan mengaku: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel.” Dengan pengakuan ini, ia “akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.” Yesus menjadi jembatan antara surga dan bumi.
  4. Sekarang ini banyak orang yang skeptis dan sinis tentang Allah, tentang keselamatan, tentang yang rohani. Hal ini menjadi problem ketika hal tersebut menjadikan hati dan pikiran mereka tertutup. Maka tugas kita adalah bertindak seperti Philipus: memberi kesaksian tentang Yesus dengan meyakinkan seperti Yesus berkata kepada Natanael: “Pertama-tama percayalah, kemudian kamu akan melihat.”

 

REFLEKSI

  1. Tanda orang yang sudah mengenal Kristus, seperti dialami oleh Philipus: dia tidak mau tinggal diam, selalu ingin bersaksi tentang Yesus Kristus. Apakah Anda juga mengalami seperti Philipus?
  2. Bagaimana proses pengenalan Anda akan Yesus Kristus?
  3. Apa makna dan arti kalimat: “Pertama-tama percayalah, kemudian kamu akan melihat.”

 

(MS)