SABDA, Sabtu, 19-11-16 YESUS MEMBENTANGKAN KEBENARAN ALLAH

BACAAN

Why 11: 4-12 – “Kedua nabi itu tlh merupakan siksaan bagi semua orang yg diam di atas bumi”
Luk 20: 27-40 – “Ia bukan Allah org mati, melainkan Allah org hidup”

 

RENUNGAN

  1. Stlh para pemimpin agama Yahudi dibungkamkan oleh Yesus dgn jawabanNya (ayat 20-26), tampillah org Saduki yg lebih dikenal sbg kelompok yg berpaham rasional. Perikop ini mengisahkan bgm Yesus menjawab pertanyaan yg rasional dari kelompok org Saduki.
  2. Org Saduki mengenal tradisi kawin mawin di antara org Yahudi. Seorang janda yg tujuh kali kawin dan semua suaminya meninggal, maka siapakah kelak yg berhak menjadi suaminya pada kebangkitan org mati nanti? (ayat 27-22). Mrk bertanya utk semata-mata menjerat Yesus.
  3. Kemampuan Yesus menjwb pertanyaan kaum rasionalis bukan saja mempertunjukkan pengetahuan-Nya akan Taurat dan semua peraturan dalam masyarakat Yahudi, tetapi juga otoritas ilah-Nya. Jawaban Yesus membentangkan kebenaran Allah yg hidup (ayat 38). Yesus menegaskan bhw hal kawin mawin itu hanya terjadi dlm hidup yg sementara ini.
  4. Yesus mengetahui bhw kaum Saduki tdk percaya akan kebangkitan org mati. Jawaban Yesus itu sekaligus merupakan ajakan bagi kaum Saduki utk percaya bhw Allah berkuasa membangkitkan org mati. Bahkan dgn cara itu Yesus hendak menuntun mrk utk percaya kepada-Nya, sbg Allah yg hidup yg hadir di tengah-tengah mrk (ayat 34-37). Lalu bagaimana reaksi mrk terhadap jawaban Yesus itu?
  5. Sebenarnya tdk beralasan manusia menguji kebenaran Allah berdasarkan pikiran manusia belaka. Para ahli Taurat memuji Yesus bukan krn percaya kpdNya, tetapi mrk hendak merendahkan ketidakmampuan org Saduki menjebak dan menjerat Yesus.

 

REFLEKSI

  1. Percayakah Anda akan kuasa Allah dlm hidup Anda skr ini dan yg akan datang?
  2. Pernahkan Anda merendahkan org lain krn beda iman?

 

(MS)

Note: Bandingkan dgn SABDA, 6-11-2016