NOVENA KERAHIMAN ILAHI, HARI KEDUA: BERDOA BAGI PARA IMAM DAN RELIGIUS

Tuhan Yesus berkata kepada Faustina: “Hari ini, bawalah kepada-Ku jiwa-jiwa para imam dan kaum religius, dan benamkanlah mereka dalam kerahiman-Ku yang tak terhingga. Merekalah yang memberi-Ku kekuatan untuk menanggung Sengsara-Ku yang pahit. Lewat mereka, laksana lewat saluran-saluran, kerahiman-Ku mengalir kepada umat manusia” (BCH 1212). S. Faustina menanggapinya dalam sebuah doa: “Bapa yang kekal, dengan tatapan […]

NOVENA KERAHIMAN ILAHI, HARI PERTAMA: MEMBAWA SELURUH UMAT MANUSIA, KHUSUSNYA ORANG-ORANG BERDOSA KEPADA KERAHIMAN TUHAN

Yesus berkata kepada Suster Faustina: “Hari ini, bawalah kepada-Ku seluruh umat manusia, khususnya orang-orang berdosa dan benamkanlah mereka ke dalam samudra kerahiman-Ku. Dengan cara ini, engkau akan menghibur Aku dalam jurang kepedihan yang disebabkan oleh hilangnya jiwa-jiwa” (BCH 1210). Suster Faustina menanggapi dengan sebuah doa: “Ya Yesus yang maharahim, sedari hakikat-Mu, Engkau mengasihani dan mengampuni […]

NOVENA KERAHIMAN ILAHI

Ada banyak Novena, salah satunya adalah NOVENA KERAHIMAN ILAHI. Novena ini diperintahkan oleh Yesus kepada Suster Faustina agar ditulis dan dilaksanakan sebelum Pesta Kerahiman Ilahi, hari Minggu sesudah Paskah. Novena ini dimulai pada Jumat Agung, tidak pada hari lain. Inilah kata-kata Yesus yang ditulis oleh Sr. Faustina: “Aku menghendaki agar selama sembilah hari ini engkau […]

(8) DOSA DAN CINTA

“Jangan biarkan dosa-dosa sekecil apapun mengaburkan cinta Tuhan kepadamu…” ”Dalam meditasiku mengenai dosa, Tuhan memperlihatkan kepadaku betapa jahatnya dosa dan sikap tidak tahu terima kasih yang ada di dalamnya. Dalam jiwaku aku merasakan kejijikan yang besar bahkan terhadap dosa yang paling ringan sekalipun. Tetapi, kebenaran-kebenaran abadi yang aku renungkan menjadi begitu jelas sehingga tidak meninggalkan […]

(7) TUJUAN HIDUP

“Kalau engkau percaya Tuhan yang menciptakanmu, mengapa kamu tetap berkeras hati dengan dengan tujuan hidupmu, bukan tujuan Tuhan atas hidupmu? ”Renungan utama dalam retret ini mengenai tujuan hidup; yakni tentang memilih cinta: jiwa harus mencintai; ia mempunyai kebutuhan untuk mencintai. Jiwa harus mengalihkan arus cintanya, bukan kepada lumpur atau kepada kesia-siaan, tetapi kepada Allah. Betapa […]

(6) SENGSARA MEMBAWA HIKMAT

”Yesus mengatakan kepadaku bahwa HatiNya paling senang kalau aku merenungkan sengsaraNya yang memilukan; berkat renungan seperti itu cahaya cemerlang menerangi jiwaku. Barangsiapa mau mempelajari krendahan hati yang sejati hendaklah ia merenungkan sengsara Yesus. Ketika aku merenungkan sengsara Yesus, aku memperoleh pemahaman yang jelas mengenai banyak hal yang sebelumnya tidak dapat kupahami. Aku ingin menyerupai Engkau, […]

(5) KERINDUAN UNTUK MENCINTAI ALLAH SECARA TOTAL

“O Yesusku, Engkau tahu bahwa aku ingin mencintai Engkau dengan cinta yang belum pernah ditunjukkan oleh satu jiwa pun sebelum aku. Aku ingin seluruh dunia diubah menjadi cinta akan Dikau, Mempelaiku. Dengan madu dan susu HatiMu, Engkau menyuapi aku. Sejak tahun-tahun awalku, Engkau mendidik aku hanya untuk diriMu sendiri sehingga sekarang aku tahu bagaimana mencintai […]

(4) HAUS DAN RINDU AKAN TUHAN

“Lebih dalam lagi kurindu Kau Tuhan, lebih dari segala yang ada. Lebih dalam lagi kucinta Kau Yesus, kumengasihiMu..” ”O Yesusku, kalau Engkau sendiri tidak meredakan kerinduan jiwaku tak seorangpun dapat menghibur atau meredakannya. Setiap pendekatanMu membangkitkan pesona cinta dalam jiwaku, tetapi juga mengakibatkan suatu sakratulmaut yang baru; sebab meskipun begitu sering Engkau menghampiri jiwaku, bahkan […]

(3) SYUKUR DAN SUKACITA DALAM TUHAN

“Ketika aku kembali sadar diri, Tuhan mengijinkan aku mengecap sedikit sikap tidak tahu terima kasih yang melanda HatiNya ”Pada waktu itu, kasih akan Yesus berkobar sedemikian kuat di dalam hatiku sehingga sambil mempersembahkan diri untuk jiwa-jiwa yang tidak tahu berterima kasih, aku membenamkan diri sepenuhnya di dalam Dia. Ketika aku kembali sadar diri, Tuhan mengizinkan […]

(2) CINTA TUHAN SAMPAI KE TULANG SUMSUM

“Bahkan sampai detak jantungku pun berdenyut hanya untukMu Tuhan, begitulah cintaku padaMu.” ” Suatu pencerahan yang kupetik dari meditasi pagi: Apapun juga yang Kau lakukan terhadapku, ya Yesus, aku tetap akan mencintai Engkau karena aku adalah milikMu. Tidak menjadi masalah, apakah Engkau membiarkan aku berada di sini atau menempatkan aku di tempat lain; aku selalu […]