SABDA, Senin 27-11-2017, PERSEMBAHAN JANDA MISKIN

BACAAN

Dan 1:1-6.8-20 – “Di antara mereka tidak didapati yang setara dengan Daniel, Hananya, Misael dan Azarya”
Luk 21:1-4 – “Yesus melihat seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti derma”

 

RENUNGAN

  1. Dalam Injil hari ini, Yesus memuji seorang janda miskin yang tahu bagaimana berbagi melebihi orang-orang kaya. Ada banyak orang kaya memiliki apa saja, tetapi tidak tahu bagaimana berbagi. Ada banyak orang miskin yang hampir tidak memiliki sesuatu, tetapi ingin berbagi dari apa yang mereka miliki.
  2. Pada awal mula, Gereja terdiri dari orang-orang miskin (1Kor 1:26). Tetapi dalam waktu singkat, orang-orang kaya juga masuk ke dalam komunitas Kristen dan hal ini menyebabkan banyak masalah. Masalah tampak ketika mereka mengadakan perjamuan makan (1Kor 11:20-22) atau ketika mereka mengadakan pertemuan (Yak 2:1-4). Inilah alasan mengapa pengajaran tentang persembahan janda miskin sangat berarti bagi mereka dan juga bagi kita.
  3. .Ay 1-2 – Yesus berada dekat bendahara Bait Allah dan mengamat-amati orang-orang yang memasukkan uang persembahan. Orang-orang miskin memasukkan beberapa sen, sedangkan orang-orang kaya memberikan sejumlah uang yang nilainya sangat besar. Uang persembahan dipakai untuk sarana peribadatan, membantu para imam dan untuk merawat bangunan. Sebagian dari uang persembahan juga dipakai untuk membantu orang-orang miskin, karena mereka hidup tanpa jaminan dan hanya mengharapkan belas kasihan dari orang lain. Mereka yang memiliki kebutuhan terbesar adalah yatim piatu dan para janda. Mereka sangat tergantung dari belas kasihan orang dalam segala sesuatu. Namun demikian mereka masih berusaha untuk berbagi dengan orang lain dari apa yang mereka punya. Seorang janda yang sangat miskin memasukkan uang sebesar dua sen.
  4. Ay 3-4 – Komentar Yesus. Mana yang lebih berharga: beberapa sen dari janda miskin atau sejumlah besar uang dari orang-orang kaya? Menurut kebanyakan orang, uang dari orang-orang kaya lebih berguna untuk amal daripada beberapa sen dari janda miskin. Kalau pikiran kita seperti itu, maka 2 (dua) sen persembahan janda miskin tidak berguna untuk apa pun. Tetapi Yesus berkata: “Sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak daripada semua orang itu.” Yesus memiliki kriteria yang berbeda dengan kita. Dari persembahan janda miskin tersebut, Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya dan kepada kita, di mana kita harus mencari kehendak Allah. Dan kehendak Allah kita temukan di dalam diri orang-orang miskin dan dalam berbagi. Mengapa? “Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”

 

(MS)