SABDA, Selasa 12-9-2017, DOA MENJADI DASAR UNTUK MEMBUAT KEPUTUSAN DAN PEMILIHAN

BACAAN

Kol 2:6-15 – “Allah telah menghidupkan kamu bersama dengan Kristus, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita”
Luk 6:12-19 – “Semalam-malaman Yesus berdoa. Lalu Ia memilih dua belas orang yang disebut-Nya Rasul”

 

RENUNGAN

  1. Ay 12 – Doa menjadi bagian terpenting dalam hidup dan tugas perutusan Yesus. Keputusan-keputusan dan pilihan-pilihan yang Ia buat telah melalui proses komunikasi yang lama dan intensip dengan Allah yang Ia sebut Abba. Penginjil Lukas meringkaskan way of life Yesus: doa, membangun kelompok para murid, berkhotbah, dan menyembuhkan.
  2. Ay 13 – Pemilihan duabelas rasul. Sebelum memilih duabelas rasul secara definitip, Yesus semalam-malaman berdoa. Ia berdoa agar tahu siapa yang pantas Ia pilih sebagai rasul. Rasul artinya yang diutus, pemberita Injil. Mereka dipanggil untuk menjalankan sebuah perutusan; perutusan yang sama yang diterima Yesus dari Bapa (Yoh 20:21). Penginjil Markus lebih konkret dan mengatakan bahwa Allah memanggil mereka untuk berada bersama Dia dan Ia mengutus mereka untuk tugas perutusan (Mrk 3:14).
  3. Ay 14-16 – Nama-nama duabelas rasul. Kebanyakan nama-nama para rasul berasal dari Perjanjian Lama. Misalnya, Simon adalah nama salah satu dari anak Yakob (Kej 29:33). Yakobus adalah nama yang sama dari Yakob (Kej 25:26). Yuda adalah nama anak lain dari Yakob (Kej 35:23). Matius adalah nama lain dari Levi, anak lain dari Yakob (Kej 35:23). Nama-nama yang diambil dari Kitab Suci mengajarkan kepada Umat Israel bahwa mereka harus mempertahankan tradisi nenek moyang dan membantu anak keturunan mereka agar tidak kehilangan identitas sebagai bangsa Yahudi.
  4. Ay 17-19 – Yesus turun dari gunung dan orang-orang mencari Dia. Turun dari gunung bersama duabelas rasul, Yesus mendapati kerumunan orang yang berusaha untuk mendengarkan Sabda-Nya dan menjamah-Nya, karena orang-orang tahu bahwa daripada-Nya keluar kuasa kehidupan. Dari kerumunan orang itu ada orang-orang Yahudi dan orang asing, dari Yudea dan juga dari Tirus dan Sidon. Mereka adalah orang-orang yang ditinggalkan, tidak punya arah tujuan. Yesus menerima mereka semua.
  5. Siapa para rasul itu? Mereka adalah orang-orang biasa, bukan orang profesional, tidak memiliki kekayaan, tidak punya jabatan, tidak punya pendidikan khusus, dan tidak memiliki keuntungan sosial apa pun. Mereka dipilih dari orang kebanyakan, tetapi mampu menjalankan tugas perutusan dengan baik. Yesus memilih mereka tidak untuk apa yang mereka mau, tetapi untuk apa yang mereka mampu di bawah arahan dan kuasa Yesus.
  6. Yesus “berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah” untuk mengetahui siapa yang harus Ia pilih dan kemudian Ia memilih duabelas rasul. Kesimpulan apa yang bisa Anda tarik? Sesuai dengan Renungan no 3, apa maksud nama baptis yang Anda pakai?

 

(MS)

Leave a Reply