SABDA, Senin 11-9-2017, TINDAKAN CINTKASIH BERADA DI ATAS HUKUM

BACAAN

Kol 1:24-2:3 – “Aku telah menjadi pelayan jemaat, untuk menyampaikan rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad”
Luk 6:6-11 – Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat”

 

RENUNGAN

  1. Dalam Injil hari ini Yesus menyembuhkan orang yang lumpuh tangan kanannya. Tangan kanan mengungkapkan tindakan manusia. Yesus memulihkannya pada hari Sabat. Hari itu merupakan hari yang penuh sukacita, hari pemulihan, hari pembebasan manusia dan bukan pembatasan.
  2. Pada hari Sabat, orang-orang Parisi, diam-diam, membawa seorang yang lumpuh tangan kanannya. Tujuannya: untuk mengamat-amati dan menjerat Yesus ketika Ia menyembuhkan dia. Dengan menyembuhkan berarti Yesus telah melanggar dan menghancurkan Hukum Sabat.
  3. Yesus mengetahui pikiran mereka yang jahat. Pikiran mereka berisi kemarahan terhadap Yesus, karena Ia menyembuhkan pada hari Sabat. Orang-orang Parisi telah terjerat oleh legalisme hukum yang mereka buat sendiri. Mereka tidak memandang manusia yang menginginkan kesembuhan dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Bahkan dengan hukum yang mereka buat, Allah dilarang berkarya pada hari Sabat. Maka Yesus menunjukkan kesalahan cara berpikir orang-orang Parisi.
  4. Pada hari Sabat pun, cinta kasih Allah terus terjadi; karya Allah tidak pernah berhenti. Allah memberi hukum untuk membantu manusia agar menjadi lebih baik, termasuk di dalam mengabdi dan memuliakan Allah. “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, dan Aku juga bekerja.” Hal ini berarti Tuhan bekerja setiap hari, bahkan pada hari Sabat. Apa yang dibuat Yesus dengan menyembuhkan pada hari Sabat merupakan spirit (jiwa) Perjanjian Lama (Yes 1:11-17; 58:1-14; Amos 4:1-8).
  5. Setiap hari Minggu (Sabat) kita ke gereja untuk bersyukur dan mengalami sukacita yang datang dari Allah. Sekembali dari perayaan Ekaristi, kita diutus untuk mewartakan kabar sukacita tersebut kepada orang lain. Kalau kita mengasihi Allah di atas segalanya, berarti kita juga mengasihi sesama kita dengan memperhatikan apa yang mereka butuhkan, walaupun hari Sabat.
  6. Kondisi apa yang harus kita buat agar orang lain memiliki hidup yang lebih baik dan berkualitas?

 

(MS)

Leave a Reply