SABDA, Kamis 7-9-2017, MENINGGALKAN SEGALA SESUATU DEMI MENGIKUT YESUS

BACAAN

Kol 1:9-14 – “Bapa telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan Putera-Nya yang terkasih”
Luk 5:1-11 – “Mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Yesus”

 

RENUNGAN

  1. Panggilan Petrus. Tanggapan Petrus: Ia meninggalkan segala sesuatu dan menjadi “penjala manusia.”
  2. Ay 1-3 – Yesus mengajar dari perahu. Orang-orang mencari Yesus untuk mendengarkan Sabda Allah. Yesus masuk ke dalam perahu dan menanggapi harapan orang-orang tersebut. Ia menyampaikan Sabda Allah kepada mereka. Yesus mengambil sikap sebagai seorang Guru dan berbicara dari perahu para murid. Yesus mengajar tidak hanya di Bait Allah tetapi di setiap tempat di mana orang-orang mau mendengarkan.
  3. Ay 4-5 – “Tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” Ketika Yesus selesai berbicara, Ia minta kepada Simon untuk menebarkan jala lagi. Dalam jawaban Simon ada rasa frustrasi, kecapaian, dan keputus-asaan: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa!” Tetapi ia percaya pada kata-kata Yesus, maka mereka menjala lagi dan melanjutkan perjuangan. Kata-kata Yesus memiliki kekuatan yang lebih besar bagi mereka daripada pengalaman frustrasi pada malam itu.
  4. Ay 6-7 – Hasilnya sangat mentakjubkan. Tangkapan begitu luar biasa banyak sampai-sampai jala hampir koyak dan perahu hampir tenggelam. Simon minta bantuan Yohanes dan Yakobus. Sendirian ia tidak mampu, perlu bantuan. Di sini pentingnya komunitas atau lingkungan dalam mengatasi masalah. Maka pengalaman akan Sabda Yesus yang mampu mengubah merupakan kekuatan di mana perbedaan bisa dirangkul dan diatasi.
  5. Ay 8-11 – “Menjadi penjala manusia.” Pengalaman kedekatan Yesus terhadap Allah membuat Petrus tahu siapa Dia: “Tuhan, pergilah daripadaku, karena aku ini seorang berdosa.” Di hadapan Allah, kita semua adalah orang-orang berdosa. Yesus mengusir ketakutan Petrus: “Jangan takut!” Yesus memanggil Petrus dan memberi perutusan agar mejadi penjala manusia. Dalam Yesus, para murid memiliki kekuatan, keberanian, dan percaya. Kemudian: “Mereka pun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.” Sampai sekarang, hanya Yesus yang menyatakan Kabar Gembira Kerajaan Allah. Untuk meneruskan Kabar Gembira ini, orang-orang dipanggil dan terlibat dalam tugas perutusan.
  6. Mereka meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Yesus. Apa yang harus kita tinggalkan agar bisa mengikut Yesus?

 

(MS)