SABDA, Jumat, 4-8-2017 TUGAS PERUTUSAN PARA MURID KRISTUS

BACAAN

Mat 9:35-10:1 – “Melihat orang banyak, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala”

RENUNGAN

  1. Injil hari ini ada dua bagian: Ringkasan kegiatan Yesus (ay 35-38) dan awal dari “Kotbah Pengutusan” (Mt 10:1).
  2. Ay 35 – Ringkasan kegiatan kerasulan Yesus: (a) “Yesus berkeliling ke semua kota dan desa.” Yesus tidak menunggu orang datang kepada-Nya. Ia mencari orang-orang dengan berkeliling ke semua kota dan desa. (b) “Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat.” Yesus pergi ke tempat-tempat di mana orang yang percaya kepada Allah berkumpul. Di sana Ia menyampaikan Kabar Gembira Kerajaan Allah.” Ia tidak menyampaikan doktrin, tetapi menyampaikan Kabar Gembira dengan kata dan tindakan-Nya. (c) Ia “melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.” Kerasulan Yesus: memberi penghiburan, sukacita dan pengharapan.
  3. Ay 36 – Yesus berbelas kasihan: “Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belaskasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.” Yesus menerima mereka yang sakit, terlantar, dan capai. Ia bertindak sebagai seorang Gembala dan Hamba (Yes 40:1). Sebagai seorang Hamba, Yesus menjadi murid Bapa dan semua umat. Dari komunikasi dengan Bapa, Yesus menerima penghiburan untuk menyampaikannya kepada orang miskin.
  4. Ay 37-38 – Yesus melibatkan para murid dalam tugas perutusan. Sebelum menjalankan tugas perutusan, satu hal yang diminta kepada para murid-Nya adalah berdoa: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” Doa merupakan komitmen utama dalam tugas perutusan.
  5. Mt 10:1 – Yesus memberikan kekuatan untuk menyembuhkan dan mengusir setan-setan. Hal penting kedua yang diminta kepada para murid dalam tugas perutusan  adalah membantu orang-orang untuk mengatasi ketakutan akan roh-roh jahat dan membantu mereka untuk mengatasi penyakit
  6. Apa yang harus kita buat? Mengajar agama? Menyampaikan kotbah? Dalam kehidupan setiap hari,  banyak orang  susah karena berbagai hal. Mereka membutuhkan kawan yang bisa mendengarkan dengan penuh perhatian. Dengan mendengarkan, Yesus memberi kekuatan kepada kita untuk menyembuhkan mereka.

 

 

(MS)