SABDA, Rabu, 26-7-2017, MEMILIKI KEHENINGAN BATIN

BACAAN

Sir 44:1.10-15 – “Nama mereka hidup terus turun temurun”
Mt 13:16-17 – “Banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat”

 

RENUNGAN

  1. Ay 16 – “Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.” Para murid telah memberi tanggapan kepada Mesias, maka mereka menjadi penerima warisan yang sangat didambakan oleh para nabi dan orang benar. Berkat iman, kita pun menjadi pewaris ajaran Tuhan.
  2. Ay 17 – “Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya.” Kita menjadi orang yang berbahagia karena menyaksikan mukjijat Yesus, sedangkan para nabi dan orang-orang benar yang hidup sebelum Yesus, tidak mendapatkan kesempatan melihatnya.
  3. Banyak orang mencari, tetapi tidak mendapatkan; banyak orang melihat tetapi tidak mengetahuinya; banyak orang mendengar tetapi tidak menyadarinya. Hal ini dialami oleh orang-orang maju dan modern. Mereka tidak memiliki ketenangan dan keheningan batin. Mereka tertimbun oleh kesibukan duniawi dengan segala kesenangannya.
  4. Sebaliknya orang yang memiliki keheningan batin, ia melihat lebih banyak daripada orang lain; ia mendengar lebih mendalam dibanding yang lain. Akibatnya ia mendapat lebih banyak daripada orang lain.
  5. Bagaimana caranya agar kita memiliki ketenangan dan keheningan batin?

 

(MS)