SABDA, Minggu, 9-7-2017, MEMIKUL KUK BERSAMA YESUS

BACAAN

Za 9:9-10 – “Lihat, rajamu datang kepadamu”
Rom 8:9.11-13 – “Jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatanmu, maka kau akan hidup”
Mat 11:25-30 – “Aku ini lemah lembut dan rendah hati”

 

RENUNGAN

  1. Ay 25-26 – Hanya orang-orang kecil memahami dan menerima Kabar Gembira Kerajaan Allah. Orang bijak dan cerdik pandai, pada waktu itu, telah menciptakan serangkaian hukum yang mereka berlakukan untuk Umat Israel atas nama Allah. Mereka pikir, Allah menghendaki hal tersebut. Tetapi hukum Kasih yang dibawa oleh Yesus, berkata sebaliknya. Yang paling penting bukanlah apa yang kita lakukan bagi Allah, tetapi Allah, dalam kerahiman-Nya yang tanpa batas, telah lakukan untuk kita. Orang-orang memahami kata-kata Yesus dan mereka penuh sukacita. Orang-orang bijak berpikir bahwa Yesus tidak benar. Mereka tidak bisa menerima apa yang diajarkan Yesus.
  2. Ay 27 – Yesus, sebagai Anak, mengenal Bapa. Yesus tahu apa yang dikehendaki Bapa. Kehendak Bapa disampaikan kepada Yesus, dan Yesus menyatakannya kepada orang-orang kecil, karena mereka terbuka terhadap apa yang diajarkan Yesus.
  3. Ay 28-30 – Yesus mengundang semua orang yang lelah memikul beban berat. Mereka berbeban berat, karena harus melakukan semua hukum yang dibebankan oleh orang-orang bijak tadi. Yesus berkata kepada mereka: “Belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati.” Dengan kata-kata itu Yesus minta kepada orang-orang yang berbeban tersebut untuk meninggalkan hukum-hukum yang mencekik kehidupan. Ia mengundang mereka untuk datang dan belajar dari pada-Nya, karena Ia lemah lembut dan rendah hati. Yesus, sebagai guru, tahu apa yang dirasakan oleh orang-orang Israel dan betapa mereka sangat menderita. Yesus pun tahu keadaan kita saat ini.
  4. Memikul kuk Yesus agar hidup kita menjadi ringan, bila kita berani menyamakan diri dengan Dia: tujuan hidup kita dengan tujuan hidup-Nya, visi hidup kita dengan visi hidup Yesus, dan misi hidup kita dengan misi Yesus. Kita harus sadar bahwa kita tidak memanggul kuk itu sendirian, tetapi memanggul bersama Yesus dan dengan kekuatan yang datang daripada-Nya.

 

(MS)