SABDA, Rabu, 5-7-2017, KUASA YESUS ATAS ROH-ROH JAHAT

BACAAN

Kej 21:5.8-20 – “Ismael tak mungkin menjadi ahli waris bersama dengan anakku Ishak”
Mat 8:28-34 – “Adakah Engkau kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”

 

RENUNGAN

  1. Injil hari ini menekankan kuasa Yesus atas roh-roh jahat. Dalam teks Injil hari ini, roh jahat dikaitkan dengan kuburan (tempat orang mati), babi (binatang najis), dan laut (simbol kekacauan). Pada waktu itu, tahun 70, Umat Allah ditindas dan disingkirkan karena ideologi penjajah Romawi dan orang-orang Parisi. Kemenangan Yesus atas roh-roh jahat menjadi penghiburan dan kekuatan bagi Umat Allah yang tengah mengalami penindasan.
  2. Ay 28 – Ayat pertama ini menunjukkan keadaan orang-orang sebelum Yesus datang: kuasa jahat yang menindas dan orang-orang yang terasingkan. Matius menghubungkan kuasa jahat dengan kuburan dan kematian: kekuatan yang tanpa arah dan tujuan, merusak, dan membuat orang takut. Hal tersebut membuat orang kehilangan kesadaran, penguasaan diri dan otonomi.
  3. Ay 29 – Sebelum kedatangan Yesus, kekuatan jahat begitu merusak dan menghancurkan. Kekuatan yang semula nampak kokoh kuat, hancur luluh di hadapan Yesus. Mereka berteriak: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?” Di hadapan Yesus, roh-roh jahat itu kehilangan kekuatan mereka.
  4. Ay 30-32 –Di hadapan Yesus, roh-roh jahat tidak memiliki daya. Kekuatan yang dimiliki hanyalah masuk ke dalam babi-babi. Itu pun atas ijin Yesus. Babi lambang kenajisan, laut lambang chaos, kekacauan. Pesan dari ayat ini: di hadapan Yesus, kekuatan jahat tidak memiliki otonomi dan konsistensi. Bagi siapa saja yang percaya kepada Yesus telah mengalahkan kekuatan jahat dan tidak perlu takut.
  5. Ay 33-34 – Reaksi orang-orang setempat. Para gembala babi pergi ke kota dan menceritakan apa yang terjadi. Orang-orang pun keluar dan menemui Yesus dan “mereka pun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.” Bagi mereka, babi jauh lebih penting daripada Yesus.
  6. Roh jahat yang sering membelenggu kita, antara lain: takut, minder, amarah, balas dendam, iri hati, sikap pesimis, acuh tak acuh terhadap Allah dan orang lain, sombong dan angkuh. Mana roh-roh jahat yang dominan dan terus Anda pertahankan? Mohonlah rahmat Tuhan untuk berani mengusir roh-roh jahat tersebut. Sekarang!

 

(MS)