SABDA, Sabtu, 24-6-2017, KELAHIRAN St. YOHANES PEMBAPTIS: ARTI SEBUAH NAMA

BACAAN

Yes 49:1-6 – “Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa”
Kis 13:22-26 – “Kedatangan Yesus disiapkan oleh Yohanes”
Luk 1:57-66.80 – “Namanya adalah Yohanes”

 

RENUNGAN

  1. Hari ulang tahun kelahiran merupakan saat istimewa untuk diingat dan mengucapkan syukur atas berkat yang diterima dari Tuhan. Gereja pantas bersyukur kepada Tuhan, atas Yohanes Pembaptis sebagai pembuka jalan bagi Mesias.
  2. Kerabat Zakaria dan Elisabeth heran atas cara Allah memberi mereka seorang anak, dan anak ini telah ditentukan Allah untuk tugas perutusan yang sangat penting. Nabi Maleakhi berbicara tentang utusan Allah ini sebagai Elia yang akan kembali untuk “membuat hati bapak-bapak berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapak-bapaknya” (Mal 4:6).
  3. Sabda tersebut terpenuhi ketika malaikat Gabriel mengumumkan kepada Zakaria kelahiran Yohanes dan tugas-tugasnya (Luk 1:17). Ketika anak ini diberi nama Yohanes, saudara-saudaranya heran atas nama yang diberikan kepadanya. Elisabeth diteguhkan imannya dan memastikan bahwa Allah akan dimuliakan melalui anak ini. Nama Yohanes berarti Allah yang murah hati.
  4. Dalam kelahiran Yohanes dan Yesus, kita melihat rahmat Allah masuk ke dalam dunia yang dihancurkan oleh dosa dan tanpa pengharapan. Kelahiran Yohanes yang penuh mukjijat menunjukkan belas kasih Allah dalam mempersiapkan umat-Nya bagi kedatangan Tuhan dan Penyelamat, ialah Yesus Kristus.
  5. Kehidupan Yohanes Pembaptis dibakar oleh semangat yang bernyala. Ia membawa orang lain, bahkan murid-muridnya sendiri, kepada Yesus dan kepada kedatangan Kerajaan Allah. Yohanes dipenuhi Roh Kudus, bahkan sedari rahim ibunya (Luk 1:15.41). Ketika Maria mengunjungi Elisabeth, Yohanes melonjak dalam rahim Elisabeth, mereka penuh dengan Roh Kudus (Luk 1:41).
  6. Api Roh tinggal dalam diri Yohanes dan menjadikan dia sebagai perintis kedatangan Mesias. Yohanes dipimpin oleh Roh memasuki padang gurun sebelum menjalankan tugas pelayanannya, di mana ia dicobai dan tumbuh dalam Sabda Tuhan.
  7. Apa yang disampaikan Yohanes senada dengan pesan nabi-nabi Perjanjian Lama yang mengecam umat Allah karena ketidak-berimanan mereka. Yohanes mencoba membangkitkan pertobatan sejati agar mereka siap menerima Mesias.
  8. Melihat kembali perjalanan dan sejarah hidupku, sejauh mana aku telah menjadi alat di tangan Tuhan untuk karya penyelamatan-Nya?

 

(MS)