SABDA, Minggu, 7-5-2017, “AKULAH PINTU”

BACAAN

Kis 2:14.36-41 – “Allah telah membuat Yesus menjadi Tuhan dan Kristus”
1Ptr 2:20-25 – “Kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu”
Yoh 10:1-10 – “Akulah pintu kepada domba-domba”

 

RENUNGAN

  1. Dalam diri Yesus kita memiliki model seorang gembala yang sejati. Dalam Dialah dipenuhi harapan seorang Gembala Baik seperti dijanjikan Allah: “Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita” (Hbr 13:20).
  2. Ay 1-6. Dalam kehidupan bangsa Yahudi, para pejabat agama, telah bertindak sewenang-wenang terhadap umat, memeras dan menindas mereka. Kepada mereka Yesus menegaskan: sebuah jalan untuk bisa ketemu dengan domba-domba adalah melalui pintu. Seorang yang masuk kandang domba tetapi tidak melewati pintu hanyalah akan merampas dan menindas domba-domba. Para perampas dan penindas ini adalah para imam kepala, orang-orang Parisi. Oleh Yesus, mereka ini disebut Pencuri dan Bandit.
  3. Seorang gembala masuk melalui pintu dan memperhatikan domba-dombanya. Domba mengenali suara gembala dan mereka mengikuti dia. Seorang gembala memberi nama masing-masing domba dan memanggil mereka dengan namanya satu per satu. Para pejabat agama tidak berbuat apa pun terhadap domba-dombanya, selain menindas dan memeras.
  4. Waktu itu Bait Allah menjadi pusat kehidupan bangsa Yahudi, sekaligus sebagai “kandang domba,” di mana umat Israel berkumpul. Namun yang terjadi adalah bahwa Bait Allah telah menjadi tempat maksiat, tempat bisnis dan perdagangan. Uang telah menggantikan penyembahan terhadap Allah (Yoh 2:26).
  5. Yesus masuk kandang domba tersebut dan menuntun mereka keluar menuju kebebasan. Yesus masuk dan memanggil mereka. Siapa pun yang menanggapi panggilan-Nya berarti mau dibebaskan dan dihimpun dalam komunitas baru. “Mereka menjadi milik-Nya.”
  6. Ay 7-10: Yesus menerapkan pintu pada ay 7-8 untuk diri-Nya. Ia sebagai pintu baru tidak hanya diperuntukkan bagi orang Israel, tetapi bagi siapa saja yang mengikuti Dia. Ia sebagai Mesias yang siap menyerahkan hidup-Nya bagi domba-domba-Nya. Sabda-Nya sebagai undangan untuk mengubah mentalitas, cara berpikir, dan cara berelasi.
  7. Apa artinya pintu baru bagi orang sekarang? Artinya jika ia “mendekat Dia,” “percaya kepada-Nya” (Yoh 6:35), mengikuti Dia dan memberikan diri dibimbing oleh ajaran-Nya (Yoh 8:31.51), dan secara definitip berpartisipasi dalam pengabdian Yesus.
  8. Yesus minta kepada kita, jangan pernah mengikuti orang yang mengaku-ngaku sebagai gembala, tetapi tidak pernah punya perhatian terhadap hidup orang lain. Kriteria seorang gembala hanya satu: “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”

 

(MS)