SABDA, Selasa, 14-2-17 MENYADARI BAHWA YESUS HADIR DAN BERKARYA DI TENGAH KITA

BACAAN

Kej 6:5-8; 7:1-5.10 – “Aku akan menghapus manusia yang Kuciptakan dari muka bumi”
Mrk 8:14-21 – “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Parisi dan ragi Herodes”

 

RENUNGAN

  1. Dalam Injil kemarin (Mrk 8:11-13), kita melihat kebutaan orang-orang Parisi yang meminta Yesus untuk memberi tanda dari sorga. Dalam Injil hari ini kita melihat kebutaan hati para murid Yesus.
  2. Ketika mereka traveling menyeberangi danau dengan perahu, mereka lupa membawa roti dan hanya ada satu potong roti. Yesus memperingatkan mereka: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Parisi dan ragi Herodes.”
  3. Ragi, dalam tradisi Yahudi, melambangkan kebusukan. Karena itu ketika Paskah, mereka makan roti tak beragi. Yesus mengatakan kepada para muridNya untuk menghindari dua kebusukan. Pertama: ragi orang Parisi, yang berpikiran dangkal dan legalisme hukum (segala-galanya harus berdasarkan hukum), munafik, suka mewartakan keburukan orang lain, dan menganggap dirinya paling benar. Kedua: ragi Herodes. Dia orang yang tidak bermoral, hedonistik (orang yang hanya mencari kesenangan semata), dan egois.
  4. Tetapi para murid tidak ungguh-sungguh mendengarkan Sang Guru. Mereka mengabaikan kata ragi dan menghubungkannya dengan roti yang tidak cukup. Yesus tahu apa yang mereka pikirkan dan memberondong mereka dengan pertanyaan dengan nada marah: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? …. Telah degilkah hatimu? Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? …..” Yesus mengakhiri perkataanNya dengan berkata: “Masihkah kamu belum mengerti?”
  5. Ternyata mentalitas para murid sama dengan orang-orang Parisi: Mereka punya mata tetapi tidak dapat melihat, mempunyai telinga tetapi tidak dapat mendengar. Mereka gagal paham terhadap apa yang terjadi di depan mata mereka. Ketika Yesus berkata A, mereka menangkapnya B. Sikap para murid ini, karena pengaruh busuk dari ragi orang Parisi.
  6. Apa yang penting bagi kita? a) Kita harus peka terhadap kehadiran dan penyertaan Tuhan dalam hidup kita setiap hari. Dalam kehidupan nyata, kita sering ragu terhadap penyertaan Allah ini, apalagi saat kita sedang mengalami pencobaan yang berat. Untuk ini Tuhan akan berkata: “Berhentilah berbincang tentang roti, sekarang berimanlah!” b) Ragi orang Parisi dan ragi Herodes semakin meresap dalam kehidupan masyarakat sekarang ini. Tuhan mengingatkan agar kita waspada : jangan mudah dihasut untuk ikut melakukan.
  7. Tuhan berkata: “Masihkah kamu belum mengerti?!

 

(MS)