SABDA, Jumat, 20-1-17, YESUS MEMILIH DAN MENGUTUS DUA BELAS RASUL

BACAAN

Ibr 8:6-13 – “Kristus menjadi pengantara perjanjian yang lebih agung”
Mrk 3:13-19 – “Ia memanggil orang-orang yang dikehendakiNya … Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutusNya memberitakan Injil dan diberiNya kuasa untuk mengusir setan”

 

RENUNGAN

  1. Yesus naik ke atas bukit sebelum mengambil keputusan penting. Ia memanggil orang-orang yang dikehendakiNya: “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu” (Yoh 15:16). Mereka pun datang dan mengikuti Dia. Kemudian Yesus memilih dua belas orang yang disebutnya rasul. Ia memanggil mereka untuk maksud tertentu: a) Untuk menyertai Dia, artinya tinggal bersama Dia, untuk membentuk komunitas di mana Yesus menjadi pusatnya. b) Untuk memberitakan Injil. Dalam surat-surat Paulus, mereka ini menjadi saksi kebangkitan Tuhan. c) Diberi kuasa untuk mengusir setan. Mengusir roh-roh jahat (setan) menjadi perhatian Markus, karena roh-roh jahat inilah yang membelenggu dan memperbudak manusia dan menjauhkan manusia dari Allah.
  2. Dua belas rasul merupakan orang-orang lingkaran dalam. Mereka adalah pondasi komunitas baru, yang juga disebut Israel Baru. Angka 12 mewakili 12 suku Israel. Hal ini mau menyatakan bahwa kehadiran Yesus bermaksud membangun kembali Israel. Dua belas rasul merupakan pengganti dua belas suku Israel.
  3. Dengan demikian komunitas baru terbentuk. Komunitas yang tumbuh dan berkembang di sekitar Yesus selama tiga tahun. Sifat komunitas ini adalah: terus tumbuh, berorientasi kerasulan, dan masuk di antara orang-orang miskin di Galilea dan sekitarnya.
  4. Nama-nama ke-12 rasul kebanyakan dari Perjanjian Lama, misalnya Simon adalah nama salah satu anak Yakub (Kej 29:33). Yakobus sama dengan nama Yakub dalam Kej 25:26. Sedangkan Philipus berasal dari luar Yahudi. Nama-nama dari jaman lama dan jaman baru menunjukkan bahwa orang harus membuat sejarah baru sedari awal, dengan membebaskan diri dari cara hidup lama.
  5. Sebagai rasul, mereka memiliki komitmen tegas dan pasti dalam mengikuti Kristus. Mereka mengidentifikasi diri seutuhnya dengan Kristus. Mereka adalah alter Kristus (Kristus yang lain – kembaran Kristus). Diteguhkan oleh pesan-pesan Yesus, mereka menjadi bentara Kabar Gembira Kerajaan Allah.
  6. Seperti para rasul, kita juga dipanggil dengan nama kita masing-masing untuk memiliki relasi pribadi dan mendalam dengan Kristus. Kita dipilih untuk menjadi bagian dari tugas perutusan Yesus: menyebarluaskan Sabda dan KasihNya melalui hidup nyata setiap hari.

 

(MS)