SABDA, Kamis, 19-1-17, KEDATANGAN YESUS UNTUK MENGATASI ROH-ROH JAHAT, DOSA, DAN KEMATIAN

BACAAN

Ibr 7:25-8:6 – “Kristus mempersembahkan diri sekali untuk selama-lamanya”
Mrk 3:7-12 – “Roh-roh jahat berteriak, “Engkaulah Anak Allah”

 

RENUNGAN

  1. Setelah Yesus berselisih dengan para pemimpin keagamaan di sinagoga, Yesus menyingkir ke daerah sekitar danau Galilea. Ketika Yesus mengajar dan menyembuhkan orang-orang sakit, Ia memikat sangat banyak orang dari berbagai wilayah: Yerusalem, Tirus dan Sidon, Idumea, dan dari seberang Yordan. Mereka berdesak-desakan ingin melihat dan menjamah Dia. Situasi ini sangat berbahaya bagi Yesus.
  2.  Agar supaya tidak terhimpit oleh kepentingan mereka, Yesus minta perahu para muridNya. Dari perahu, Yesus mengajar mereka. Mereka yang diasingkan oleh masyarakat diterima oleh Yesus, dan mereka mencari keselamatan dalam diri Yesus, tetapi orang-orang Parisi dan para pemimpin keagamaan berusaha membunuh Yesus (Mrk 3:6).
  3. Pengusiran roh-roh jahat mendapat tempat penting dalam Injil Markus. Mukjijat pertama dalam Injil Markus adalah mengusir roh jahat (Mrk 1:25). Kekuatan yang diterima pertama kali oleh para murid adalah kekuasaan untuk mengusir setan (Mrk 16:17).
  4. Ketika roh-roh jahat melihat Yesus, mereka jatuh tersungkur di hadapanNya dan berteriak: “Engkaulah Anak Allah.” Dengan menyebut Yesus sebagai Anak Allah, roh-roh jahat berusaha untuk menguasai Yesus, tetapi Yesus membungkam usaha setan tersebut. Dengan membungkam roh-roh jahat, Yesus mempunyai kuasa atas mereka.
  5. Pada jamannya Markus, ketakutan terhadap roh-roh jahat makin kuat berkembang. Sedangkan maksud kedatangan Yesus adalah untuk membantu orang-orang agar mereka mampu membebaskan diri dari ketakutan tesebut. Kedatangan Kerajaan Allah sama dengan kedatangan kekuatan yang lebih besar, yang mampu mengatasi roh-roh jahat. Dalam Injilnya, Markus sangat menekankan kemenangan Yesus atas kekuatan jahat, dosa, dan kematian. Pesan “Yesus mengusir roh-roh jahat” selalu diulang-ulang dalam Injil Markus: Mrk 1:26-27.34.39; 3:11-12.15.22.30; 5:1-20; 6:7..13; 7:25-29; 9:25-27.38; 16:9.17).
  6. Teks Injil hari ini mengajak kita untuk selalu menyadari: “siapa Yesus bagiku?” Apakah kita mengenal Dia sebagai Anak Allah? Jadi kita diajak untuk melihat kembali relasi kita dengan Yesus: apa sebenarnya arti Yesus bagi kita?

 

(MS)