SABDA, Senin, 9-1-17, PESTA PEMBAPTISAN TUHAN

BACAAN

Yes 42:1-4.6-7 – “Lihat, itu hambaKu yg Kupegang, orang pilihanKu, yang kepadanya Aku berkenan”
Kis 10:34-38 – “Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa”
Mat 3:13-17 – “Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan”

 

RENUNGAN

  1. Pesta pembaptisan Tuhan mengakhiri masa Natal. Setelah hidup tersembunyi di Nasareth, Yesus pergi ke sungai Yordan. Ia menyaksikan gerakan keagamaan yang diikuti oleh umat Israel dengan minta dipabtis oleh Yohanes. Yesus sangat setuju dengan apa yang dibuat oleh Yohanes, maka Ia pun juga minta dipabtis. Baptisan yang diterima oleh Yesus bukan untuk menerima pengampunan dosa, tetapi untuk menyatukan diri dan berbagi secara penuh dalam pengharapan dengan semua orang yang dibaptis.
  2. Yohanes menolak untuk membaptis Yesus, karena keduanya berbeda dan ia menyadari bahwa Perjanjian Baru telah hadir dalam diri Yesus: “Ia yang datang kemudian dari padaku … akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. …. “ (Mat 3:11-12). Selain itu Matius menyiapkan para pembaca untuk menyadari kebaharuan yang dibawa oleh Kristus (Mat 5 – Kotbah di bukit): “Kamu telah mendengar firman …. Tetapi Aku berkata kepadamu …..”
  3. Ketika Yesus keluar dari air: “pada waktu itu juga langit terbuka.” Apa maknanya? 1) Langit terbuka menyatakan bahwa komunikasi antara Allah dan manusia dibangun kembali dengan cara yang baru. Dengan kata lain: Surga dibuka kembali sesudah begitu lama ditutup karena dosa Adam. 2) Dalam Yesus, seluruh Umat Allah diurapi oleh Roh Kudus. 3) Dengan pernyataan Bapa: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan,” Yesus dinyatakan sebagai Anak yang terkasih (Mazmur 2:7) dan hamba (Yes 42:1). 4) Bumi diberkati.
  4. Dalam diri Yesus semua nubuat yang disampaikan Yesaya (bacaan I) terpenuhi dalam tiap aspek kehidupanNya: lemah lembut, menghormati mereka yang lemah, memberi pengharapan kepada mereka yang putus asa. Pendek kata: Yesus memenuhi semua tugas perutusanNya.
  5. Arti pembaptisan yang kita terima: 1) Kita disebut sebagai umat pilihan Allah, umat yang dimeteraikan dengan Roh Kudus. 2) Kita disebut sebagai kembaran Kristus. 3) Kita menanggung perutusan seperti Kristus. 4) Sebuah panggilan untuk menanggapi tantangan hidup dengan keberanian dan harapan

 

REFLEKSI

  1. Masihkah iman dan hidup Anda dikobarkan oleh Roh pembaptisan?
  2. Mengutip kata-kata terkenal John F. Kennedy: “Jangan bertanya apa yang diperbuat Gereja terhadap Anda, tetapi bertanyalah apa yang harus Anda perbuat bagi Gereja Anda.” Apa arti kalimat tersebut bagi hidup Anda saat ini?

 

(MS)