SABDA. Rabu, 4-1-17, DATANG DAN LIHATLAH

BACAAN

1Yoh 3:7-10 – “Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi”
Yoh 1:35-42 – “Kami telah menemukan Mesias”

 

RENUNGAN

  1. Yohanes Pembaptis menyebut Yesus Anak Domba Allah. Hal ini menandakan tugas perutusan Yesus sebagai Seseorang yang menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita. Darah Anak Domba Paskah (Kel 12) telah membebaskan bangsa Israel dari kematian di Mesir. Darah Yesus, Anak Domba Paskah sejati (1Kor 5:7), telah membebaskan kita dari kehancuran dan kematian kekal. Dalam diri Yesus, Yohanes melihat korban satu-satunya yang dapat membebaskan kita dari dosa.
  2. Dari mana Yohanes tahu bahwa Yesus adalah Mesias? Roh Kudus memberitahukannya. Kalau kita tahu bahwa Yesus adalah Mesias, karena iman yang ditanamkan oleh Roh Kudus.
  3. Yohanes adalah orang yang rendah hati yang dengan senang hati menunjuk Yesus untuk diikuti oleh para muridnya. Ketika dua murid Yohanes siap mencari Yesus, Yesus berinisiatip memanggil mereka untuk bergabung dengan kelompokNya. Yesus menyampaikan pertanyaan yang amat fundamental kepada mereka: “Apa yang kamu cari?” Kepada kita, Yesus juga menanyakan hal yang sama: “Apa tujuan hidupmu?”
  4. Yesus mengundang masing-masing dari kita untuk “datang dan lihatlah” bahwa SabdaNya adalah benar dan kekal. Hal tersebut juga merupakan undangan Allah untuk persahabatan dan komunio dengan Dia yang membuat kita memiliki kasih. Jadi Allah yang berinisiatip dan menarik kita kepadaNya. Tanpa rahmat, belaskasih, dan bantuanNya, kita tidak akan mampu menemukan Dia.
  5. Andreas segera menemui Simon, saudaranya, dan menyampaikan kabar gembira karena telah menemukan Yesus. Bagi Simon tidak membutuhkan “datang dan lihatlah”, karena Yesus sendiri yang menangkap Simon. Ia tidak hanya memanggil Simon dengan namanya, tetapi memberi nama baru, yaitu Chepas atau Petrus yang artinya batu karang. Melalui iman, Petrus memahami siapa Yesus sesungguhnya: Ia adalah Yang Diurapi (Mesias dan Kristus) dan Anak Allah yang terkasih.
  6. Roh Kudus memberi kita iman untuk mengenal dan mengetahui Yesus secara pribadi, memberi kekuatan untuk menghidupi Injil dengan penuh iman, dan memberi keberanian untuk bersaksi kepada orang lain tentang suka cita dan kebenaran Injil. Tuhan Yesus selalu siap menarik kita untuk makin dekat kepadaNya.

 

REFLEKSI

  1. Dalam Ekaristi: “Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa-dosa dunia …..” Apakah hati Anda tersentuh ketika mendengarkan kata-kata tersebut dan ketika Anda menjawabnya?
  2. Apakah Anda iklas dan tulus mengakui keberhasilan orang lain dan memujinya seperti Yohanes?
  3. Apakah makna dan arti nama Anda?
  4. Apakah tujuan hidup Anda?

 

(MS)