SABDA, Senin, 2-1-2017, KESAKSIAN YOHANES PEMBAPTIS

BACAAN

1 Yoh 2:22-28 – “Apa yang telah kamu dengar harus tetap tinggal di dalam dirimu”
Yoh 1:19-28 – “Sesudah aku akan datang Dia yang sudah ada sebelum aku”

 

RENUNGAN

  1. Injil hari ini berbicara tentang kesaksian Yohanes Pembaptis. Ia adalah saksi pertama tentang Yesus. Kotbahnya sangat menarik banyak orang, sehingga hirarki Yahudi di Yerusalem memutuskan untuk menyelidiki Yohanes.
  2. Para imam, yang datang menemui Yohanes, mewakili pemikiran teologi dan kaum Levi mewakili institusi peribadatan di sinagoga. Bagi mereka, Yohanes tidak memenuhi kriteria mereka, dan kesuksesannya yang luar biasa, telah membuat iri hati dan ancaman terhadap pengaruh mereka, maka perlu dijelaskan.
  3. Dalam jawabannya, Yohanes menyatakan bahwa ia bukan Terang, tetapi ia menunjuk seseorang yang adalah Terang itu. Ia juga bukan Mesias, bukan Elia, atau nabi. Ia adalah suara yang berseru di padang gurun. Ia adalah suara yang menyiapkan jalan bagi yang akan datang. Seseorang inilah yang akan menyatakan kemuliaan Allah dalam kepenuhannya.
  4. Orang-orang pada waktu itu tidak mampu mengenali Yesus sebagai Mesias, karena mereka sudah punya pandangan stereotype tentang Mesias. Bagi mereka, Mesias akan datang dari langit dengan tiba-tiba, memiliki kuasa ilahi, keagungan, dan kerajaannya mampu menghancurkan musuh-musuh Israel.
  5. Ketika Yesus datang, Ia lahir dari seorang perempuan bersahaja, sehingga mereka tidak mengenal Dia. Mesias terlalu sangat biasa, dan terlalu tidak menarik. Mesias seperti itu tidak sesuai dengan harapan mereka.
  6. Mesias tidaklah agung, tidak menaklukkan, dan tidak agresip. KedatanganNya tidak membawa ketakutan. Ia merupakan perwujudan cinta dan belas kasih, dan Ia datang untuk mengubah dunia melalui pesan-pesan yang penuh cinta kasih.

 

REFLEKSI

1.Apa makna Yohanes Pembaptis dalam diri Anda?
2.Yesus Kristus, Sang Mesias, harus yang utama dan pertama dalam hidup Anda. Apa artinya?

 

(MS)