SABDA, Senin, 21-11-16 BERBAGI DENGAN MURAH HATI

BACAAN
Why 14: 1-3.4b-5.
Luk 21: 1-4 – “Mrk semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya”

RENUNGAN

  1. Yesus memuji seorang janda yg berbagi melebihi org kaya. Banyak org kaya tdk mau berbagi, di lain pihak banyak org miskin yg hampir tdk punya apapun, tetapi ingin berbagi dari apa yg mrk miliki.
  2. Komunitas Kristen awal, pada mulanya, dibentuk oleh org2 miskin (1Kor 1:26). Dlm wkt singkat banyak org bergabung, dan menimbulkan masalah. Ada ketegangan sosial di antara mrk ketika mengadakan perjamuan makan (1Kor 11:20-22), atau wkt mrk mengadakan pertemuan (Yak 2:1-4). Ada 2 blok: kaya dan miskin. Maka pengajaran ttg janda miskin sangat aktual sampai skrg.
  3. Dlm memberikan persembahan di Bait Allah, org2 miskin memberi uang recehan yg nilainya sangat kecil, dibanding dgn org2 kaya yg memberi dgn jumlah besar. Uang dipakai utk pengelolaan Bait Allah, membantu para imam dan org2 miskin. Org2 miskin, khususnya yatim piatu sangat tergantung belas kasihan org lain, namun demikian mrk juga berbagi dari apa yg mrk miliki, spt janda itu.
  4. Dilihat sepintas, uang dgn jumlah besar yg berasal dari org2 kaya akan berguna mengatasi masalah. Murid2 Yesus pun berpikir demikian: “Roti seharga dua ratus dinar tdk akan cukup utk mrk ini, sekalipun masing2 mendapat sepotong kecil saja” (Yoh 6:7). Berpikir ttg uang, maka apa yg diberikan si janda itu tdk berarti, tetapi Yesus mengatakan: “Janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua org itu.”
  5. Dari persembahan janda miskin ini, Yesus memberi pengajaran kpd kita agar kita mencari wujud kehendak Allah dlm diri org2 miskin, yg tdk lain adlh berbagi. Berbagi atau memberi derma sbg penyadaran bhw semua barang dunia ini adlh milik Allah dan kita hanya sbg pengelola. Tapi banyak org mengumpulkan hanya utk dirinya sendiri. Maka Yesus berkata kpd pemuda kaya: “Pergilah, juallah apa yg kau miliki dan berikanlah itu kpd org2 miskin” (Mrk 10:21).
  6. Praktek berbagi dan solidaritas mrpkan salah satu sifat yg Roh Kudus kehendaki utk kita praktekkan. Hal ini tlh dibuat oleh jemaat pertama: “Tdk ada seorang pun yg berkekurangan di antara mrk … “ (Kis 4:34-35).

REFLEKSI

  1. Apa halangan Anda utk berbagi kpd orang2 miskin?
  2. Bgmn praktek Gereja Paroki dlm berbagi kpd org2 miskin?
  3. Dua peser mata uang persembahan janda miskin jauh lbh bernilai drpd persembahan org2 kaya yg jumlahnya sangat banyak. Apa pesan utk jaman skrg?

 

(MS)